Tampilkan postingan dengan label teori jahit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teori jahit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juli 2020

Kumpulan Lengkap Daftar Istilah Dalam Tata Pakaian

Dalam dunia menjahit ada istilah kata-kata yang sering di gunakan, ini bahwasanya tidak terlampau penting juga untuk kita tahu artinya, alasannya jarang orang yang menanyakannya namun jikalau Anda ingin tau akan arti dari istilah tersebut berikut ini kata-kata yang sering di gunakan dan artinya. beberapa perlengkapan yang sering di pakai untuk menjahit textile = kain yang di tenun atau di rajut, bisa yang dibuat dari materi alam orisinil seperti kapas, wol, sutera, kulit kayu atau mampu juga dari bahan syntetis mirip polyster, nylon, titoron dan sebagainya. vuring = kain pelapis untuk melapisi kain yang bahannya tipis atau kain yang terasa gatal di kulit kaci = kain yang ditenun dari benang kapas untuk kantong bab dalam atau sekedar untuk pelapis kain pelapis = kain keras untuk bab baju yang terlalu lemas bila di buat tanpa kain pelapis, contohnya kerah trubenais = kain pengeras, khususnya untuk kerah kemeja, band pinggang celana, rok dan lain-lain pitaband = grup musik yang di tenun selebar 0.5 sampai5 cm tersedia dalam aneka warna label = merek, kelompok ukuran dan keterangan bahan busana yang di pasang di dalam atau di luar busana juga di pinggiran baju ganjal pundak = karet busa atau kapas alas bahu, di gunakan untuk jas atau mantel juga untuk gaun wanita kancing baju = buah baju = benda untuk merapatkan dan mengunci kudapan baju, dengan memasukannya pada lubang nya bentuk biasanya bundar dengan model yang bermacam-macam kancing tekan = kancing jepret = dua benda logam kecil berpasangan berfungsi sebagai kancing baju dengan cara menekan satu sama lain semoga berpadu kancing kemasan = kancing yang yang dibuat dari materi alumunium kemudian di kemasan dengan kain yang di inginkan, kemudian di pres menurut cetakannya hingga menghasilkan kancing dengan kain pembungkus yang sama dengan pakaiannnya kancing kait = hak, benda kecil yang yang dibuat dari besi atau kawat kecil di pasang berpasangan dan saling berhubungan kancing ketok = kancing yang yang dibuat dari logam, cara memasangnya dengan menempakan salah satu di atas kain lalu yang satunya lagi di pasang di bawahkain di padukan kemudian di ketok semoga menempel band = bagian yang lurus mendatar di sebelah atas pinggang celana atau rok, juga sebagai kawasan memasang ikat pinggang. bef = bab pelengkap yang di jahit di pinggiran tengah data baju kebaya atau pada tengah blus yang menggunakan sengkelit cuilan dada = takjil baju yang panjangnya kurang lebih 20 cm di bawah dada beset =  kain pelapis yang terdapat di dalam kantong, supaya kain kantong bagian dalam yang tidak sama dengan kain celananya menjadi tertutup celemek = oto = kain yang di jahit untuk penutup dada, mirip  pada  busana anak kecil atau juru masak depun = kain lapisan leher atau keliman di karenakan tidak cukup lebarnya gesper = ikat pinggang berkepala yang mampu di buat dari kain celana, rok, kulit atau materi yang lain godet = kain yang disisipkan di antara lajur pada rok berpias (serpihan) 6 atau 8 fungsinya biar lebih lebar gulbi = tempat menempelnya risleting celana, letaknya di sebelah kanan dan kiri bukaan risleting celana jabot = bentuknya mirip dasi atau sapu tangan untuk hiasan di dada kantong = materi yang di tempelkan pada baju selaku dekorasi sekaligus untuk kawasan memasukan sesuatu klep = penutup kantong celana atau baju kikik = kain segi empat selebar kurang lebih 6 cm yang di pasang serong pada ketiak baju teluk belanga dan baju kurung kumai = kain serong yang di buat untuk melapisi pinggiran kerah dan yang lainnya untuk menutupi tiras pinggir kain manset - grup band yang ada pada ujung bawah tangan obi = ikat pinggang pengikat kimono yang umum di pakai wanita jepang paspoal = bibir kantong yang terdapat pada kantong belakang celana atau kantong jas pelat = kain aksesori yang menempel di ujung lengan baju, di ujung kaki celana piyama atau di tengah kantong, atau di tengah dada kemeja pelat dada = perhiasan kain pada bagian dada yang di lapis keluar untuk kawasan kancing rompok = kain serong untuk membalut kain, mirip yang terdapat pada garis leher, pada ujung lengan atau pada daerah lain schootje = kombinasi yang di mulai dari pinggang hingga pinggul skoder = epaulet = kawasan meletakan tanda pangkat di atas pundak atau hanya sebagai kombinasi saja sengkelit = rumah kancing berbentuktali yang di buat dari kain serong serip = lapisan keliman yang ada diluar siba = embel-embel untuk keleluasaan baju yang terdapat pada segi badan baju teluk belanga atau baju kurung tali gesper = tali grup musik celana untuk tempat ikat pinggang kampuh = lebar guntingan atau lebihan guntingan dari garis teladan vist = sak = kain kantong sebelah dalam yang lebih tipis dari kain celana atau baju nya volant = hiasan di tengah dada vuring = kain lapisan dalam rok atau baju biku-biku = kain tenunan berupa zig zag dalam aneka warna lajur lipit = kain selebar 5  sampai 10 cm di rangkap dua lalu di lipit-lipit, besar dan panjang sesuai keinginan bisban = kain serong selebar 2.5 cm untuk di buat setrip (bis) renda = kain yang di bordir/disulam dengan mesin, membentuk bunga dan variasi bentuk lain yang indah, lebar antara 1 sampai 8 cm dan panjang tidak tentu aplikasi = gambar binatang, bunga, benda atau goresan pena yang di bordir atau di sablon dengan indah di tempel pada busana bawah umur dan dewasa semok = bagian baju yang di kerut dengan lebar tertentu dan pada kerutan tersebut di jahit dan di sulamkan dengan tangan benang aneka warna, di atur sedemikian rupa membentuk bentuk yang rapi dan indah, misal nya bentuk bunga berkombinasi dengan garis silang dan sebagainya, jahitan bahenol mampu di dada, pinggang dan bab baju yang lain dasi spiral = kain yang di gunting berbentuk spiral di jahit di tengah dada dasi pita = kain yang di buat pita, di pakai di leher atau di kawasan lain dasi = kain yang di jahit kemudian di balik panjangnya kurang lebih 130 cm, biasanya di pakai bahu-membahu kemeja kancing hias = benda yang di buat dariplastik, tulang, kaca, keramik, materi sintetis, kuningan, besi alumunium, kain atau bambu. bentuk nya ada yang lingkaran, persegi ada yang kecil ada juga yang besar. fungsi utamanya selaku pengunci bab baju yang terbuka rok ketat = rok yang bab pinggulnya ketat dan menyempit di bagian lutut rok lebar = rok yang mempunyai fleksibilitas 4 hingga 8 cm pada bagian pinggulnya dan bab lututnya lebih lebar rok suai = rok yang memiliki fleksibilitas 4 cm atau lebih pada bab pinggulnya dan bagian lututnya sama besar dengan pinggul rok lipit hadap = rok yang bagian depan tengahnya memiliki 2 lipatan yang saling berhadapan rok lipit sungkup = rok yang bab depan tengahnya memiliki 2 lipatan yang saling bertolak belakang rok lipit kipas = rok wiron, rok yang memiliki lipitan yang bertumpuk 5 sampai 7 buah lazimnya untuk pasangan kebaya pecah versi = mengganti teladan dasar menjadi acuan bermodel (pola rader) princess= gaun susukan yang mempunyai garis hias atau sambungan dari bahu atau dari tengah kerung lengan ke pinggang terus sampai keliman bawah overslag = gaun atau blus yang bersilang pada takjil dadanya draperi = gaun atau blus yang pada bab dada nya di ubah/ di buat kerah seperti selendang berlipit-lipit bab dada menyatu dengan kerah mesti di buat dari kain serong pias = garis hias atau sambungan berbentuklajur yang di sambung dari atas hingga ke bawah yang paling penting untuk seorang penjahit ialah mengetahui nama-nama alat-alat jahit dan cara menggunakannya, di samping skill menjahit yang harus terus kita didik supaya lebih baik lagi, hal ini nantinya akan menunjang pekerjaan kita untuk lebih bisa memuaskan pelanggan. dan itulah kamus istilah yang sering di gunakan dalam dunia menjahit, pastinya masih banyak istilah-ungkapan lainnya, nanti akan saya tambah lagi di lain potensi , biar mampu berfaedah dan terima kasih atas kunjungannya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Sabtu, 27 Juni 2020

Cara Mudah Belajar Mendesain Baju

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Selamat berjumpa kembali bagi yang telah pernah berkunjung, dan selamat datang buat yang gres pertama mampir di blog ini, pada kesempatan ini saya akan sedikit memberikan tutorial bagaimana cara berguru merancang pakaian. Untuk menjadi desainer busana bergotong-royong ada sekolahnya khusus untuk itu, di sekolah tersebut Anda akan di ajarkan banyak sekali macam ilmu perihal dunia rancangan mulai dari teori sampai praktek. Seorang desainer pakaian mesti lah mampu menggambar dan memiliki pengetahuan juga menguasai pengerjaan pola-contoh baju mirip acuan dasar dan pecah versi, paham versi gambar, dan juga dapat mengenali jenis kain yang cocok untuk baju dengan model tertentu. Sedangkan ke ahlian menjahit baju sendiri tidak mutlak di butuhkan, banyak juga desainer yang tidak mampu menjahit, mereka hanya bisa menggambar, sehabis itu di lempar ke penjahit untuk di buatkan baju nya sesuai dengan gambar tersebut. bantu-membantu untuk mampu menjadi seorang desainer di bidang pakaian itu tidak susah, Yang terperinci hal pertama yang mesti kita punyai ialah mempunyai minat dalam dunia desain, terutama rancangan busana. kalau Anda mempunyai kesanggupan tersebut, Anda mampu dengan gampang bekerja di perusahaan yang memproduksi baju. Gaji yang didapat oleh seorang desainer sangat berlawanan jauh kalau di bandingkan dengan tukang jahit, terlebih jikalau rancangan baju yang kita buat trenddi pasaran, maka telah tentu bonus yang di mampu bisa sampai puluhan juta mampu dengan gampang kita dapatkan. Atau jika punya modal mampu juga membuka perjuangan sendiri seperti butik, atau konveksi dengan rancangan sendiri. Langkah pertama yang mesti di lakukan untuk menjadi seorang desainer adalah mempelajari teori menjahit seperti menciptakan acuan dasar, sehabis itu mencar ilmu menggambar   orang yang proporsional dalam bab anatominya, tentu saja gambar yang kita buat tidak perlu sebagus gambar untuk komik, yang penting gambar tersebut mampu terlihat jelas. Banyak juga desainer yang gambar nya bantu-membantu terlihat lucu, tetapi versi baju yang di hasilkan bisa popular di penduduk sebab nya bila dikala ini Anda tidak mampu menggambar elok tidak perlu aib, karena yang mau kita buat ialah baju dan bukan gambar ilustrasi untuk komik atau novel. Jika Anda memiliki kesusahan untuk belajar menggambar, maka acuan lah dulu dari gambar desainer lain, gambar-gambar tersebut bisa dengan mudah kita mampu baik dari buku maupun dari internet. Sebagai gambaran bagi Anda bagaimana proses mendesain baju tersebut, maka berikut ini ialah langkah-langkah pengerjaannya: Pertama gambarlah stick man (insan korek api) seperti berikut ini di atas kertas gambar, atau kertas hvs yang penting kertas tersebut tidak gampang blobor bila di tinta. Setelah itu selanjutnya kita mulai menggambari   baju   sesuai dengan khayalan   yang kita miliki, pandangan baru untuk versi baju ini mampu kita peroleh dari mana saja, kalau sukar contohlah dahulu dari model baju yang mudah lalu buat sedikit pergeseran di sana-sini, umumnya jika telah begitu ide akan datang dan mengalir dengan sendirinya. Setelah jadi bagan gambar sesuai yang kita inginkan maka selanjutnya tinggal kita warnai dan berikan keterangan gambar tentang kombinasi apa saja yang ada pada gambar tersebut. Jika telah jadi seperti gambar di atas, berikutnya tinggal memilih jenis kain yang hendak di gunakan kemudian menciptakan pola nya di kertas untuk selanjutnya kain di potong sesuai acuan tersebut dan di jahit sampai jadi, kalau telah jadi tinggal kita lihat apakah ada kesalahan atau bentuk yang tidak cocok dengan yang kita harapkan, jika ada kesalahan tinggal kita perbaiki. Jika di rasa telah benar maka simpanlah gambar versi yang telah kita buat ini di dalam map atau kawasan lain, supaya memudahkan kalau kita memerlukan nya kembali sebuah saat. Demikianlah sedikit gambaran bagaimana cara berguru menjadi seorang desainer pakaian, bila Anda memiliki minat dan serius pada bidang ini seharusnya mempelajari nya dengan mengikuti sekolah rancangan pakaian, di beberapa tempat kursus lazimnya terdapat paket berguru rancangan busana. Yang mana jika sudah lulus akan menerima akta yang mampu kita pakai untuk melamar pekerjaan. Namun jikalau mendesain baju ini hanya sekedar kegemaran maka cara-cara mencar ilmu yang saya sampaikan di atas telah cukup bisa selaku fatwa untuk merancang baju yang nanti kesudahannya untuk di pakai sendiri atau untuk konsumen menjahit kita demikianlah tutorial cara mencar ilmu mendesain busana yang mampu aku sampaikan, kurang lebihnya saya mohon ma'af, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca postingan saya yang lain.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Jumat, 26 Juni 2020

7 Jenis Ciri Motif Batik Menurut Asal Wilayahnya

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\:*behavior:url(#ieooui) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Kain batik sejatinya ialah suatu kain yang di gambari secara manual menggunakan pewarna dari malam dengan memakai canting, tetapi sekarang banyak kain batik yang di buat di pabrik dengan cara di cap, sablon dan di cetak gambarnya memakai mesin dan di import dari luar negeri. Kain batik yang di buat secara manual dengan tangan atau di sebut batik tulis memiliki harga yang lebih mahal bila di bandingkan dengan kain batik cetak, aku sendiri pernah menciptakan kemeja dari kain batik seharga 2 juta rupiah, padahal jikalau di lihat dari motif dan warna lazimsaja. Cara memangkas kain batik ini tidak mampu asal-asalan, karena harus sesuai dengan gambar motifnya, jika busana yang di buat mempunyai tajil pada bagian depannya, maka jika tajil tersebut di kancingkan motif batik tersebut harus pas. Pada artikel ini aku akan menawarkan sedikit pengetahuan tentang motif kain batik ini, khususnya yang berasal dari 7 kawasan, karena kawasan-daerah tersebut lah yang cukup di kenal oleh masyarakat selaku penghasil kain batik. Walaupun kini semua tempat telah memiliki motif kain batiknya sendiri. Dan berikut ini adalah nama tempat dan ciri motif nya silahkan di simak: Batik Jakarta, bermotif tumpal dan senantiasa ada gambar butung hong selaku simbol kebahagiaan Batik Cirebon mempunyai dua motif yakni motif batik pesisiran dan motif keraton atau motif klasik, warna-warna terang mendominasi motif batik ini Batik Madura memiliki aksara yang berpengaruh pada motifnya, untuk gaya motif sungguh bebas dan unik, warna batik condong berani mirip warna merah, hijau muda dan kuning Batik semarang, memiliki motif kekinian dengan mengambil ikon kota semarang yakni tugu muda, lawang sewu dan pohon asam Batik solo bermotif geometris, ukuran motifnya kecil-kecil dan truntum, corak batik mengandung unsure filosofi, warna untuk kain umumnya hitam dan coklat Batik yogya memiliki motif geometris, ceplok dan kawung, mempunyai sered atau pinggiran kain, coraknya berunsur filosofi, warna batik lazimnya putih, biru renta kehitaman dan coklat soga Batik pekalongan memiliki motif yang nyaris sama dengan motif yogya dan solo, warna atraktif dan bermacam-macam Demikian lah sedikit wawasan perihal motif batik tradisional dari 7 daerah di Indonesia, supaya bisa menambah pengetahuan Anda, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca artikel aku lainnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Kamis, 25 Juni 2020

Gambar Pola Dasar Badan Perempuan Dan Keterangannya

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Pada postingan kali ini aku akan memperlihatkan gambar acuan dasar wanita berikut keterangannya, untuk acuan sendiri ada banyak tata cara nya, di Indonesia sendiri ada sekitar 8 metode, salah satu diantaranya yaitu tata cara dress making yang akan aku berikan kali ini. Gambar pola yang aku pakai ini berasal dari buku diktat dikala mengikuti kursus di LPK Aisyah Bogor dulu, dan hingga kini pola dasar ini yang aku gunakan dalam membuat baju pesanan pelanggan. Dan berikut ini yakni gambar pola nya: Keterangan gambar A. POLA BADAN BAGIAN DEPAN A–B : panjang punggung A–C : ½ panjang punggung+2cm (s=20, m=21, l=22) C–G : Lingkar badan +4+1 cm dibagi 4 A–D : 1/6 liingkar leher + 1 cm A–E : A –D+1/2 cm D-Y: lebar bahu Y-I:   3 atau 3 ½ cm C-F: 1/3 A-C F-H: 1/2 lebar dada B–K: C–G Cara menghubungkan: Buat kerungan leher dari titik D-E mirip keterangan kerungan leher, D-I buat garis lurus, lalu dari titik I dan G buat garis lengkung malalui titik H dan dari titik G ke K garis siku-siku (amati bentuk gambar B. POLA BADAN BAGIAN BELAKANG A-B: panjang punggung A-C: ½ panjang punggung + 2cm C-E: lingkar badan +4-1cm di bagi 4 (untuk S= 1cm) A-L: 2 cm atau 21/2 cm L-D: 1/6 lingkar leher +1 cm D-Y: lebar bahu Y-I: 3 atau 4 cm C-F: 1/3 C-L F-H: ½ lebar punggung B-K: C-E Cara menghubungkannya sama seperti pola bab depan, sedangkan untuk acuan dasar tubuh wanita dengan kupnat yakni sebagai berikut Keterangan gambar: Untuk pola bagian depan dan belakang sama mirip acuan dasar tubuh yang pertama, lalu untuk membuat kupnatnya ialah seperti berikut: B-Q: 1/10 lingkar pinggang Q-R: 3 cm (lebar kupnat) R-O: 12 ( tinggi kupnat) K-S: 2cm S-T: naik 1cm sedangkan untuk gambar teladan dasar tangannya yakni selaku berikut: Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 keterangan: A-C: lingkar ketiak A-B: 1/2 lingkar ketiak - 4 cm (S = 17cm, M = 18cm, L =19 cm) B-D: 12 cm (M), 13cm (L) C-E: 1/2 lingkar ujung tangan A-D: hubungkan dan di bagi tiga dari titik 1/3 bagian atas di ukur keluar 2 cm dan 1/3 bagian bawah diukur 1/2 cm untuk lengkungan bagian depan kita buat mirip gambar Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Dalam menciptakan pola dasar wanita, bab depan lebih besar 1 cm bila di bandingkan dengan teladan bab belakang, namun dalam prakteknya untuk pengerjaan baju-baju wanita dengan model sederhana semacam kemeja, blouse, dress, atau gamis, acuan dasar depan dan belakang ini bisa kita buat sama. Kecuali kalau kita akan membuat baju kebaya, maka acuan dasar dengan bab depan lebih besar dari belakang ini mesti di gunakan, alasannya kalau teladan nya di samakan maka nanti kebaya tersebut jadi nya kurang cantik. Usahakan teladan dasar ini mampu kita hapal diluar kepala, jadi pada ketika membuat baju, kita tidak perlu membuka buku lagi. Tapi memang perlu waktu, saya sendiri butuh waktu usang untuk mampu mengenang semua pola dasar tersebut. Dan cara yang paling manis semoga bisa hapal adalah dengan langsung mempraktekannya. untuk anda yang ingin tahu bagaimana cara membuat pola ini pada kertas koran, silahkan menonton video berikut ini   Demikianlah gambar dan informasi acuan dasar perempuan agar gampang di mengerti, dan silahkan di pelajari sampai paham, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca postingan saya lainnya
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Cara Mengambil Ukuran Badan Untuk Menciptakan Teladan Baju

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Ukuran yang pas ialah sebuah kewajiban dalam pengerjaan pakaian, terlebih jika jenis usaha menjahit kita adalah tailor, modiste atau butik, dimana busana yang dijahit berdasarkan ukuran tubuh individual, ukuran yang tepat ini juga yang mau memilih puas tidaknya konsumen kepada hasil jahitan yang kita buat. Bahkan hasil jahitan semenarik apapun kalau ukuran tidak sempurna maka percuma, karena pelanggan akan kurang puas. Untuk itu kita harus memiliki kemampuan dalam mengukur, tubuh setiap orang berbeda satu dan yang yang lain, ada yang tinggi ada yang pendek, ada yang besar dan ada pula yang kecil, bentuk tubuh pelanggan juga mesti di amati, karena tidak siapa pun memiliki tubuh yang proporsional, ada yang tegap ada yang bungkuk, dan lain sebagainya, yang kesemuanya menjadi pertimbangan dikala pembuatan pola nantinya. Kemampuan mengukur yang pas dan tidak terjadi kesalahan sendiri baru akan kita dapatkan setelah mempunyai jam terbang yang usang, dan umumnya perlu waktu bertahun-tahun untuk hingga ke tahap seperti itu, untuk permulaan-awal sih lazimnya akan banyak kesalahan yang di buat, mirip hasil jadi dari busana yang kebesaran atau kekecilan, kurang ini dan itu. dan ini masuk akal dan merupakan proses untuk bisa mahir dalam mengukur. Untuk membuat suatu busana baik atasan maupun bawahannya kita harus menerima ukuran sebagai berikut UKURAN BADAN ATAS Lingkar tubuh, di ukur pas dada, keliling badan yang terbesar di bawah ketiak lewat buah dada, hasil pengukuran berikutnya di tambah 4 cm untuk keleluasaan atau sesuai kebutuhan. Lingkar leher, di ukur sekeliling lehernya, mulai dan kembali pada lekuk leher Lebar bahu, di ukur ujung bahu atas sampai ujung pundak bawah, bisa juga dari ujung pundak kiri hingga bahu kanan. Lebar dada, di ukur pada pertengahan lingkar ketiak depan Lebar punggung, di ukur pada pertengahan lingkar ketiak tubuh belakang Panjang punggung, di ukur dari ruas tulang leher belakang sampai batas pinggang belakang Lingkar ketiak, di ukur sekeliling lengan bab atas di tambah kelonggaran sesuai impian Panjang baju, di ukur dari bahu bagian paling atas hingga panjang yang di kehendaki Panjang tangan, di ukur dari ujung bahu bawah sampai batas yang di kehendaki Lingkar ujung tangan, di ukur pada ujung tangan berapa lingkar ujung tangannya sesuai dengan yang di kehendaki UKURAN BADAN BAWAH Lingkar pinggang, di ukur sekeliling pinggangnya, tanyakan dahulu kepada pelanggan jahit kita lazimnya beliau memakai celana atau rok nya di bab mana Lingkar pinggul, di ukur keliling dari bagian pinggul yang paling besar Tinggi pinggul, di ukur dari pinggang sampai batas pinggul yang terbesar Tinggi duduk, di ukur dalam keadaan duduk   dari batas pinggang sampai batas tempat duduk Panjang celana, di ukur dari pinggang ke bawah hingga batas yang di harapkan oleh konsumen jahit kita Panjang rok, sama seperti panjang celana adalah di ukur dari pinggang sampai batas yang di kehendaki Lingkar pesak, di ukur dari pinggang   melewati selangkangan hingga pada selesai pinggang bab belakang Lingkar lutut, di ukur sekeliling lutut dengan di tambahi untuk fleksibilitas Lingkar ujung celana bawah, di ukur sekeliling lingkar ujung kaki bagian bawah sesuai besar yang di inginkan Lingkar paha, di ukur sekeliling pada paha yang paling besar Saat mengukur pelanggan tempatkan meteran dengan posisi rata dan tentukan pas dengan ukuran badan sesuai bab yang di ukur, setelah ukuran tubuh asli di dapat maka selanjutnya mampu di tambahi untuk fleksibilitas sesuai kebutuhan. Jangan berbincang-bincang hal yang tidak penting pada saat mengukur alasannya akan mengakibatkan lupa pada ukuran yang sedang kita ukur, dan janganlah grogi saat melakukannya, bersikaplah professional, bila pelanggan yang kita ukur adalah musuh jenis, maka dikala akan mengukur bilang lah ma’af terlebih dahulu. Sebenarnya waktu untuk mengukur tubuh pelanggan, jikalau sudah terbiasa tidaklah memerlukan waktu yang lama, hanya sekitar setengah menit saja. Setelah ukuran di dapat pribadi tulislah ke dalam buku supaya tidak hilang atau lupa. Selain mengukur tubuh eksklusif, pelanggan menjahit juga mampu saja menjinjing contoh pakaian yang sudah jadi untuk kita ukur, hal ini lebih baik, alasannya kita tinggal menyontek sesuai dengan busana tersebut. Kira nya cukup sekian postingan cara mengukur tubuh yang bisa saya berikan pada kesempatan kali ini, biar bisa bermanfa’at dan terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Rabu, 24 Juni 2020

Gambar Pola Dasar Rok

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Selamat berjumpa kembali, pada artikel kali ini saya akan menunjukkan teladan dasar rok Biarpun rok itu banyak macam dan modelnya, dan banyak di gunakan oleh kaum perempuan baik bau tanah maupun muda akan namun semuanya berasal dari satu pola dasar, oleh alasannya adalah hal tersebut maka wajiblah bagi kita untuk mengenali teladan dasar dari rok ini. Rok sendiri merupakan pakaian bab bawahan wanita, di pakai untuk kerja atau pun untuk kegiatan sehari-hari, wanita yang menggunakan rok terlihat lebih elok dan feminis jikalau dibandingkan dengan menggunakan celana, karena sejatinya celana merupakan pakaian untuk kaum laki-laki. Jika untuk melakukan pekerjaan lazimnya rok yang di gunakan yaitu rok span yang memiliki bentuk rata dari bagian pinggul hingga bawah ada yang di belah di bab belakangnya ada juga yang tidak, jikalau untuk anak sekolah biasanya di gunakan rok lipit, baik itu lipit hadap ataupun lipit-lipit. Sedangkan jikalau untuk kebutuhan paduan baju kebaya, rok tersebut umumnya mempunyai bentuk yang kuncup ke bawah, atau ada juga yang melebar seperti rok duyung, semua rok tersebut di buat dengan pola dasar apalagi dahulu Sedangkan teladan dasar dari rok tersebut yakni sebagai berikut, silahkan di simak. Cara 1 A. POLA DEPAN A-B: panjang rok A-C: tinggi panggul A-D: ¼ lingkar pinggang+1+3 cm (untuk kupnat) C-E: ¼ lingkar panggul+1 A-F: 1/10 lingkar pinggang F-G: panjang kupnat 10 hingga 12 cm D-H: 1 cm B-I: C-E Hubungkan dan buat lengkungannya seperti pada gambar B. POLA BELAKANG A-B: Panjang rok A-C: tinggi panggul (18 sampai 20 cm) A-D: ¼ lingkar pinggang-1+3 cm (untuk kupnat) C-E: ¼ lingkar panggul – 1 A-F: 1/10 lingkar pinggang F-G: panjang kupnat 10 sampai 12 cm B-I: C-E D-H: 1cm Cara 2   Apabila kita ingin cepat dan simpel maka acuan bab depan dan bab   belakang bisa di buat sama besarnya. Untuk keterangan gambarnya seperti berikut: A-D: ¼ lingkar pinggang+3 cm C-E: ¼ lingkar panggul Letak kupnat dan panjang kupnat rok sama seperti pola depan yaitu A-B: panjang rok A-F: 1/10 lingkar pinggang Itulah pola dasar dari rok, sementara untuk versi rok sendiri sungguh banyak macam dan ragamnya, setidaknya ada 40 jenis rok, kalau Anda berhasrat mengetahui jenis-jenis rok, silahkan disimak selaku berikut: Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Rok ketat, rok yang bagian pinggulnya ketat dan menyempit di bab lutut Rok lebar, rok yang memiliki keleluasaan 4 hingga 8 cm pada bagian pinggulnya dan bagian lututnya lebih besar Rok suai, rok yang mempunyai kelonggaran 4cm atau lebih pada bab pinggulnya dan bab lututnya sama besar dengan pinggul Rok lipit hadap, adalah rok yang bab tengahnya memiliki 2 lipatan yang saling berhadapan Rok lipit sungkup, rok yang bagian tengahnya memiliki 2 lipatan yang saling bertolak belakang Rok pas pinggul, adalah rok yang terpotong pada bab pinggulnya, kemudian bersambungan dengan bab bawah yang di gunting dari kain lurus yang di kerut atau dilipit Rok pas lutut, sama dengan rok pas pinggul, hanya bab yang terpotong dan kemudian bersambungan pada bab di atas lutut Rok pias delapan, yakni rok yang terdiri dari 8 lajur, dijahit bersambungan, adakala di beri godet (kain sisipan di antara sambungannya) Rok pias 12, rok yang terdiri dari 12 lajur di jahit bersambungan Rok celana, rok lebar yang di buat model celana Rok kerut, rok yang berkerut di sekeliling pinggang, di buat dari selembar atau 2 lembar kain lurus tanpa acuan Rok balon, rok yang berkerut di sekitarpinggang dan berkerut pula pada keliman bawahnya Rok ¼   bundar, adalah rok setengah klok, di gunting pada sudut kain Rok ½ bundar, rok klok di buat pada segi kain Rok bulat, di sebut juga rok paying atau circle merupakan rok satu bulat penuh di gunting di tengah kain Rok swing, kain di rangkap dua, bagian segi di potong serong ( diagonal ) mirip bentuk rok klok, cuma ada sambungan di bagian segi Rok lipit searah, rok yang mempunyai lipitan yang arah menghadapnya ke kanan atau kekiri semua, dibentuk dari selembar kain atau 2 lembar kain tanpa Rok lipit kipas, atau rok wiron yakni rok yang mempunyai lipatan yang bertumpuk 5 hingga 7 buah Rok lipit ganda, rok yang memiliki lipitan yang bertumpuk Rok panjang, rok midi atau maxi adalah rok yang panjangnya sampai kaki Rok tinggi, rok pendek di atas lutut dekat kepaha atau lazimdi sebut rok mini Rok tingkat, merupakan rok tiga atau empat tingkat, di sambung-sambung di jahit mati, di pres semoga kaku dan mampu meningkat , di pakai sebagai rok dalam semoga rok luar dapat mengembang Rok susun, rok bersusun yang terdiri dari bab atas tengah dan bawah, masing-masing di jahit pada lapisan roknya Rok sekarang, rok yang panjangnya hingga lutut Rok midi, rok yang panjangnya sampai betis Rok mini, rok yang panjangnya di atas lutut Rok maxi, rok yang panjangnya kira-kira 5 cm di atas mata kaki Rok longdress, rok yang panjangnya menutupi mata kaki Rok lilit, rok yang mampu dililitkan dan segi yang satu bertumpu pada sisi lainnya Rok tunik, rok yang lebih pendek sekitar 8 cm dari rok bawah Rok celana, umumdi sebut juga sebagai hotpants Rok pipih ialah rok yang memiliki lipit searah Rok gantung rok luar bertali kutang Rok dalam, atau petty coat adalah rok yang di pakai sebelum menggunakan rok luar Rok panra, rok simetris merupakan rok yang model bab kanan kiri depannya sama Rok panda, rok asimetris merupakan rok yang model bagian kanan kiri depannya tidak sama Rok kangra, rok yang bab kanan kiri belakangnya sama Rok kangda, rok yang bagian kanan kiri belakangnya berlawanan Rok samdekang, rok yang model depan dan belakangnya sama Rok bedekang, rok yang versi depan dan belakangnya tidak sama. demikianlah tutorial yang mampu saya sampaikan kali ini, supaya cukup gampang di mengetahui, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca artikel saya lainnya
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Sejarah Seni Bordir Dan Desain Busana

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\:*behavior:url(#ieooui) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Pada artikel kali ini aku akan menawarkan tulisan tentang sejarah seni bordir , tulisan ini aku dapat dari buku yang berjudul SENI BORDIR aliran mudah untuk pemula karangan Hj. Enny kriswati syahrul dan diterbitkan oleh penerbit Humaniora, supaya mampu memperbesar wawasan Anda perihal asal usul dari seni bordir ini,silahkan di baca Sejak awal perkembangannya di Negara-negara timur, seni sulam telah meningkat dengan subur dan menghasilkan beragam barang bersulam yang sangat indah, eksotis dan atraktif, seiring dengan semakin banyaknya para pendatang eropa yang melancong, kepandaian menyulam ini lalu terbawa pula ke eropa dan berkembang luas di sana, lebih-lebih sesudah pengaruh kerajaan Byzantium kian besar lengan berkuasa dan tersebar luas di seluruh daratan eropa. Sejak kala dua belas dan empat belas, sulaman khususnya di pakai untuk kain-kain yang menjadi materi baku bagi busana kebesaran gereja, contohnya kain meja altar, ketika kaum aristokrat aristrokrat kesengsem oleh daya pikat dan kemilau gemerlap seni bordir ini, mereka pun berbondong-bondong untuk mencari dan membuatnya selaku pakaian khas mereka. Pakaian   pakaian mereka yang mahal itu mulai di rambah dan di jamah oleh sentuhan benang yang berwarna-warna sedemikian indah. Zaman ratu Elizabeth I dari kerajaan inggris (1558-1605) ialah salah satu tonggak sejarah yang sangat penting bagi legalisasi eksistensi seni sulaman dalammenghias banyak busana indah darah biru eropa, gambar di atas ini jelas-terang memberikan salah satu karya seorang pengrajin sulaman pada zaman ratu Elizabeth I. karya sulaman berupa emblem kerajaan inggris raya ini di sulam secara manual dengan memakai benang emas pada kain media berwarna biru gelap. Secara fisik, emblem kerajaan inggris raya ini sama sekali tidak berlawanan dengan hasil bordir yang menggunakan mesin jahit biasa. Seiring dengan semakin maju nya pertumbuhan tekhnik atau tekhnologi lebih-lebih sehabis meletusnya revolusi industri dan mekanisasi alat-alat bantu yang biasa di gunakan manusa, tekhnik penyulaman pun tidak lagi di kerjakan hanya dengan tangan atau manual, tetapi juga menggunakan mesin-mesin sulam. Mesin-mesin tersebut berkembang menjadi mesin jahit, dan karenanya menjadi mesin khusus untuk pekerjaan membordir (mesin bordir). Begitu pula versi-versi yang sederhana (klasik) masih tetap menarik dan mengasyikkan untuk di sulam secara manual dengan jari-jemari yang lincah nan cekatan. Pada selesai perkembangannya, seni bordir (sulaman) mendapatkan jalurnya sendiri dan cuma dilakukan dengan mesin-mesin jahit atau khusus bordir, tidak lagi di lakukan secara manual sebagaimana kegiatan menyulam yang masih dilaksanakan dengan tangan insan. Seni menyulam merupakan seni bidang pertekstilan yang meliputi mekanisme teknis yang sangat luas. Tujuan lazim seni menyulam yakni untuk menghias bahan atau kain dasar lewat pekerjaan jahit-menjahit untuk menciptakan sebuah hiasan yang sungguh mempesona.kain yang biasa di gunakan untuk sulaman ialah linen, sutra, satin, wol, beludru dan kain screen yang terbuat dari kapas, sedangkan benang yang paling banyak di gunakan untuk jahit-menjahit atau membordir ialah sutra, linen, kapas, wol, emas dan perak. Secara fakta histories, seni menyulam tergolong salah sat di antar sekian banyak seni dunia yang laing bau tanah. Jahitan dua serpihan kain (atau kulit) itu secara indah akan membentuk sebuah bingkai dengan menggunakan jahitan setik silang yang sangat sederhana. Jahitan setik silang ini membuat teladan yang tertata rapi di sepanjang lipatan. Boleh jadi bahwa pemikiran pemikiran yang sangat apik dan jahitan setik silang berupa dekoratif itu menghias di sepanjang lipatan pakaian yang sudah ada sejak zaman prasejarah. Seni dekorasi tekstil di gunakan yang kadang-kadang di sebut sebagai seni bordir atau senit menyulam telah diterapkan oleh banyak kultur atau budaya insan zaman lampau. Cina yakni Negara yang banyak memiliki ahli seni sulam yang sangat andal yang berjalan 3000 SM. Demikian pula masyarakatdunia gres inca di peru yang umum mempercantik pakaiannya dengan sulaman. Di eropa, seni sulam atau bordir di kembangkan sedemikian gencar selaku seni yang sangat penting yang membentuk peradaban periode pertengahan (the middle ages). Permadani Bayeux suatu hiasan dinding yang di sulam diatas kain linen adalah salah satu karya senit yang di buat kira-kira kala sebelas. Setelah kala 14 lukisan indah yang memakai jarum yang di jiplak dari lukisan seni bordir perihal tema-tema agama dan sekuler menjadi sangat popular. Pada periode 16 dan 17 banyak teladan lukisan sulam yang di hasilkan oleh pra pembordir cekatan, mantel kemeja pakaian topi, sarung tangan, sprei daerah tidur, sepatu, penutup kipas angina dan sapu tangan disulam berupa batu-batupernik yang sungguh indah yang di rangkai salam satu pekerjaan yang sungguh cermat. Pekerjaan seni jahit atau bordir juga mencakup bordir untuk bantal bangku, layer, kain penutup kotak, gorden dan bantalan kawasan tidur. Sudah banyak gaya dan tekhnik seni sulam yang sudah di kembangkan. Di antara tekhnik dan gaya sulaman yang sangat khas yakni bordiran batang (jenis bordir isian yang di buat di atas kain satin), gaya tambor (tekhnik jahitan mata rantai yang dibuat di atas kain yang mudah tenggang dalam bingkai berupa drum dan   yang di tingkatkan menjadi sulaman kroket dan rajutan permadani), cutwork (semacam hiasan yang dikembangkan menjadi renda), dekorasi crewel yang di buat dari benang wol, dan bordir gaya spayol yang dibuat dari benang hitam di atas kain linen). Rajutan kain sulam untuk hiasan dinding dimaksudkan untuk rajutan rekaman dan latihan jahitan setik silang, jahitan setik silang yang paling penting meliputi setik silang tenda (titik sudut kecil), bulu, rantai, jahitan setik silang, satin, dekorasi seperti kerangka ikan haring, tangga atau lubang kancing dan selimut. Penggunaan seni bordir atau sulam mulai menurun sepanjang kala 19. kini nilai komersial seni bordir atau seni sulam terkait dengan mesin bordir yang mulai banyak di bikinan sehingga para pengrajin bordir terus memproduksi karya-karyanya di banyak sekali cuilan dunia. Dan itulah sedikit sejarah pertumbuhan seni bordir, biar berguna untuk memperbesar pengetahuan Anda. Dan terima kasih atas kunjungannya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Selasa, 23 Juni 2020

Nama Bab Pada Mesin Jahit UmumDan Fungsi Nya

sebagai tukang jahit mungkin kita belum begitu tahu nama-nama bab dari mesin jahit, oleh alasannya itu pada potensi kali ini aku akan menunjukkan artikel wacana nama-nama bagian mesin jahit berikut fungsi dari bab tersebut. bahu-membahu tidak terlampau penting juga kalau kita tidak mengenali nama bab dari mesin jahit ini, karena ini merupakan teori, yang terpenting yaitu kita bisa menggunakan mesin jahit tersebut untuk menjahit, itu saja sudah cukup. namun alangkah baiknya kalau kita mengetahui nya, jangan sampai sehabis kita menjadi penjahit selama puluhan tahun dan ada yang bertanya, ada berapa jumlah lubang pada gelinding mesin jahit? kita tidak tahu jawabannya.dan mungkin Anda juga sampai sekarang belum mengetahuinya juga. dan berikut ini yaitu gambar dan nama bab dari mesin jahit lazimyang saya mampu dari buku, silahkan di simak: face cover, berfungsi sebagai epilog  segi kiri mesin jahit supaya bubuk atau kotoran tidak gampang masuk, kalau di lihat dari sisi kiri mesin jahit terdapat lekuk khusus di bab kiri atas face cover tersebut yang berfungsi selaku daerah atau jalur benang atas take up lever, lubang yang menjadi jalur benang atas thread take up spring, ialah pegas penentu ketegangan benang atas thumb nut, sejenis sekrup yang berfungsi mengontrol posisi thread take up spring pemegang presser foot, berfungsi selaku pemberi ketegangan benang atas yang telah di atur oleh thumb nut, meskipun thumb nut telah di kencangkan, kalau alat ini tidak di operasikan atau di turunkan, benang atas tidak akan mencapai ketegangan yang telah di atur sebelumnya needle plate, daerah jarum menusuk kain spool pin atas, ialah pemegang gulungan benang atas spool pin bawah, merupakan pemegang gulungan benang bawah needle bar, alat yang berfungsi selaku pemegang jarum jarum, untuk kain halus mirip sutra atau organdi umumnya di pakai ukuran kecil, alasannya adalah kain halus akan gampang bolong, kain wajar mirip katun, kaos, atau brukat seharusnya memakai ukuran 11, sedangkan untuk ukuran kain jins gunakan jarum ukuran 14 atau lebih besar lagi. runner, berbentukalat bergerigi untuk mengerjakan kain ke depan ( hanya satu arah) switch, berfungsi mengontrol posisi tinggi rendahnya runner di bawah needle plate, posisi tertinggi di pakai untuk bahan sejenis jins dan normal, posisi pertengahan untuk bahan halus, dan posisi paling rendah sama sekali tidak menonjol ialah untuk membordir beberapa nama dari bab mesin jahit tersebut masih memakai bahasa inggris, alasannya belum adanya nama untuk bab mesin jahit tersebut dari bahasa indonesia, jikalau di paksakan bisa mengakibatkan arti yang berlainan atau salah demikianlah nama-nama bab dari mesin jahit dan fungsi nya, agar bisa menambah pengetahuan Anda, dan terima kasih telah membaca postingan ini. sampai jumpa pada postingan berikutnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Senin, 22 Juni 2020

Gambar Acuan Celana Wanita Dan Keterangannya

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Di postingan kali ini saya akan menunjukkan gambar acuan celana perempuan, celana perempuan mempunyai kupnat atau sekeng di bagian depan dan belakangnya,   sementara untuk kantong, biasanya cuma terdapat di bab segi kiri dan kanan dan tidak terdapat pada bab belakang Untuk gambar pola nya yakni sebagai berikut: Ukuran yang di butuhkan untuk membuat celana wanita ialah selaku berikut: Panjang celana Tinggi duduk Tinggi pinngul Lingkar pinggang Lingkar pinggul Lingkar lutut Lingkar celana bab bawah Jika belum tahu cara mengukur, silahkan membaca artikel saya yang lalu Baca: cara mengambil ukuran tubuh untuk pembuatan pakaian Atau jikalau kita hendak menciptakan celana dengan ukuran dari celana pola yang telah jadi, silahkan memcara postingan saya yang ini Baca: cara menerima ukuran dari celana yang telah jadi Selanjutnya keterangan untuk gambar bab depan : A-B: panjang celana A-C: tinggi duduk F-C: garis tinggi duduk/1/4 lingkar pinggul +1 ½ A-D: tinggi lutut H1-B: garis celana bagian bawah ½ C-F1 H1-H: H1-B1 ½ lingkar celana bawah -2:2 G1-G: G1-D1 ½ lingkar lutut -2:2 F-F1: 5 cm E1-A: ¼ lingkar pinggang +1+3 E-F: di bagi 3 (untuk membuat lengkungan) Untuk cara menghubungkannya lihat petunjuk pada gambar Keterangan untuk gambar bab belakang: Bagian belakang hampir sama dengan bagian depan , hanya: F-J: 4cm Titik E masuk 3 cm dan naik 3 cm E1-A: ¼ lingkar pinggang -1+3 H1-H: H1-B :1/2 lingkar celana bawah +2:2 G1-G :G1-D1 : ½ lingkar lutut +2 : 2 Untuk pembuatan celana wanita ini lebih mudah dan cukup singkat bila di bandingkan dengan membuat celana laki-laki, ini alasannya adalah versi nya yang lebih simple, dengan tidak adanya saku di bab belakang maka proses menjahit nya hanya sekitar 1 sampai 2 jam telah selesai. Jika pada celana laki-laki lebar ban pinggang nya adalah 3,5 cm maka pada celana wanita lebar nya 3 cm.Untuk materi celana yang melar, sering kali bab ban pinggang dari celana ini di isi dengan karet selebar 3 cm Baca juga: cara menciptakan ban pinggang celana perempuan Silahkan di pelajari dan coba di praktekan dengan cara membuat pola tersebut pada kain Koran. dan jangan lupa juga untuk mengunjungi CHANNEL YOUTUBE aku, di sana anda mampu mempelajari tekhnik jahit yang telah aku sampaikan di blog ini dengan lebih terperinci melalui tayangan video. Demikian panduan kali ini biar berguna dan terima kasih atas kunjungannya, silahkan membaca postingan saya yang yang lain.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Sejarah Industri Tekstil Dunia

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\:*behavior:url(#ieooui) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Pada artikel kali ini aku akan menawarkan sedikit info mengenai sejarah industri teksil,   goresan pena ini aku mampu dari buku karya Hj. Enny kriswati syahrul yang berjudul seni bordir pemikiran simpel untuk pemula dan di terbitkan oleh penerbit humaniora, siapa tahu Anda membutuhkan untuk menambah-nambah pengetahuan. Pada awalnya kata tekstil yang berasal dari bahasa latin texere memiliki arti menenun atau merajut di maksudkan untuk menjelaskan kain yang terbuat dari serabut yang di tenun. Kini signifikansi kata texere tersebut sebagian besar di kaitkan dengan sejumlah jenis kain yang di produksi lewat proses tenun, rajutan dan tekhnik lainnya. Industri tekstil juga menjelaskan tentang usaha-perjuangan pemintalan benang dari serabut atau material sintetis lainnya. Hingga masa dua puluh, semua bahan baku serat yang tersedia untuk tekstil berasal dari bulu binatang, serat tumbuhan, benih serabut yang di semai, atau serat ulat sutra yang di produksi. Serabut yang di sebutkan di atas tergolong serabut organic dan cepat rusak alasannya sering di pakai dan iklim atau hancur alasannya bakteri. Contoh pertama perihal benang dan kain yang pernah di kenal yakni kain yang di temukan di kota robenhausen, Switzerland. Benang dan kain yang di dapatkan itu telah berusia 7 ribu tahun yang terbuat dari serabut rami tua, benang, dan sejenis kain linen. Tanaman kapas yang ialah materi dasar dari kain katun merupakan tumbuhan asli (indigenous plant) yang mampu di dapatkan di india, mesir dan tempat tropis seperti benua Amerika. Di daerah tersebut, serat katun yang yang dibuat dari flora kapas untuk pertama kalinya dipakai untuk kain tekstil bikinan. Dari segi komersil, serat kapas tidak mempunyai arti penting di eropa sampai semangat imperialisme kolonialisme dunia   baru mulai di jalankan. Kultur pengerjaan serat sutera tinggal ialah peninggalan rakyat cina yang telah mengenal tekhnik sulam sejam 2600 SM hingga abad enam ketika ulat sutra untuk pertama kalinya di perkenalkan oleh imperium bizantium. Munculnya cita-cita berpengaruh untuk memperoleh seabut yang mirip sutra mengirimkan pada upaya pengembangan rayon (1891) serabut produksi yang pertama kali di produksi dan beberapa serabut pengganti seperti nilon (1939), serta aneka macam produk serat polyester lainnya. Sebagian besar serat buatan itu di produksi dengan memaksakan penggunaan materi kimia yang telah lewat polimerisasi dengan pemberian spinneret adalah alat pemercik dan pengeras materi yang menciptakan kawat pijar dalam rendaman bahan kimia. Serat bikinan itu mengganti industri tekstil secara radikal, pengembangan serat produksi tersebut ternyata berhasil menghemat ajakan dunia kepada keperluan serat alami sehingga dengan sangat meyakinkan, serat produksi itu sukses di perluas area pemasarannya dan sasaran pemakaiannya, misalnya serat bikinan sudah mampu di gunakan untuk bahan baku ban mobil. Sistem pabrikan tekstil dan menggagas revolusi industri tekstil yang menyeluruh. Busana yang dibentuk oleh para koloni ameriak itu terjadi sejak hadirnya pakaian gilingan di Massachusetts pada 1638. masa pengelolaan usaha tekstil yang kian maju di gagas pertama kali oleh orang-orang inggris. Samuel slater, pencetus industri pertekstilan di inggris, merekayasa ulang pengerjaan mesin pemintal di providence, inggris, pada 1790 yang menjadi pioneer bagi inovasi mesin pemintal berikutnya. Tiga tahun sebelumnya, eli whitney berhasil menghasilkan kain tenun dan dengan segera gagasan itu meningkatkan seruan tentang kain katun di beberapa daerah di inggris. Pabrik-pabrik yang memproduksi kain katun mulai menyebar di seluruh Negara bagian Amerika serikat. Penyempurnaan fungsi mesin jahit mulai di kerjakan di sepanjang pertengahan masa Sembilan belas seiring dengan semakin meningkatnya ajakan kain katun. Hal ini meningkatkan kompetisi dan rivalitas antara industri pertekstilan di Amerika serikat dan inggris. Setelah perang dunia II, industri tekstil mengalami penurunan yang sungguh signifikan nyaris di seluruh dunia akhir pertempuran itu. Keadaan ini terus berlanjut sampai bertahun-tahun berikutnya sehingga banyak industri sekstil Amerika serikat yang gulung tikar dan hijrah dari inggris. Ada banyak pabrik baru yang kemudian memproduksi serat sintetis secara pribadi, produksi ini sudah mulai dibentuk di Negara bgagian tenggara dan laut atlantik Amerika serikat. Pemintalan dan perajutan kain katun yang membentuk kota-kota industri di Massachusetts dan new Hampshire terdadi sepanjang kurun Sembilan belas dan awal masa dua puluh. Pada saat yang sama, bikinan tekstil mulai melaksanakan ekspansi ke luar daerah inggris dan Amerika serikat. Usaha tekstil mulai merambah secara luas di daerah cina, Taiwan, jepang dan korea selatan sehingga Negara-negara di asia timur itu menjadi pesaing bagi industri tekstil di Amerika serikat dan eropa. Pembatasan kuota dan tariff tekstil sering kali di tawarkan oleh Negara-negara yang melihat perkembangan industri   tekstil di asia sebagai tantangan. Untuk mengantisipasi rendahnya harga tekstil dari luar negeri, industri tekstil di Amerika serikat menetapkan kuota secara otomatis. Juga upaya komputerisasi dalam pengontrolan mutu produk dan harga dijalankan supaya menang dalam kompetisi Demikanlah sejarah industri tekstil dunia yang bisa saya sampaikan pada postingan ini semoga berfaedah dalam memperbesar pengetahuan Anda. Dan terima kasih atas kunjungannya. Silahkan membaca postingan aku yang yang lain.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Selasa, 02 Juni 2020

Gambar Contoh Celana Piyama Berikut Keterangannya

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Untuk artikel kali ini aku akan menulis ihwal acuan celana piyama, celana yang umum di gunakan saat tidur ini tidak terdapat sambungan pada bagian segi luarnya karena di gunting dari kain yang di lipat dua, selain dari itu celana piyama tidak mempunyai saku dan untuk ban pinggangnya menggunakan karet kolor dengan lebar antara 2 hingga 4 cm. Sebagai dekorasi biasanya di bab ujung celana bawah yaitu pada kelimannya menggunakan bisban isi biar celana tersebut Nampak lebih mempesona, untuk model nya sendiri, celana ini bisa di gunakan baik oleh pria maupun wanita. Sebagai pasangan dari celana piyama ialah baju piyama, tetapi untuk kali ini saya cuma akan menawarkan acuan celana piyama terlebih dulu, untuk teladan baju piyama akan aku berikan di artikel aku yang selanjutnya. Untuk bentuk dari teladan celana piyama ini sendiri yakni selaku berikut Untuk keterangan gambar acuan di atas yakni selaku berikut: A-B          : panjang sisi A-C          : tinggi lingkar pesak C-D          : ¼ pinggul +1 D-E          : ¼ D-E C-S          : 6 cm L               : keatas dan kebawah ialah garis lipatan celana (1/2 C-E) A-Q         : ¼ lingkar pinggang +3 cm jika menggunakan karet elastic tambahi ukurannya 5-6 cm A-R1       : 2cm B-G         : ½ lingkar kaki celana – 2 cm B-M       : ½ lingkar kaki celana +2 cm Untuk contoh bab depan, pada garis lipatan kita buka 5 cm dari atas untuk yang boleh di buka hingga 10 cm tergantung banyaknya kerutan yang dibutuhkan,   pada sisi A-B ada kampuh merupakan lipatan. Baju dan celana piyama ini mampu dengan mudah anda beli di pasar, namun bila kepincutuntuk membuatnya sendiri, maka silahkan membuatnya dari pola yang sudah aku sampaikan di atas. Demikianlah postingan saya kali ini mengenai contoh celana piyama supaya bisa berfaedah bagi Anda, kurang lebihnya saya mohon ma’af.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Senin, 01 Juni 2020

Gambar Pola Celana Rok Atau Kulot Berikut Keterangannya

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Celana rok umumdi sebut juga dengan nama kulot yakni sebuah celana yang sama lebar di bab pinggul ke bawah kaki celana, sehingga pada saat di gunakan terlihat seperti rok, padahal itu suatu celana. Celana jenis ini cocok di gunakan untuk aktivitas non formal seperti berleha-leha, alasannya adalah ketika di pakai   celana kulot ini mampu menawarkan rasa nyaman karena longgar bagi pengguna nya. Untuk contoh celana rok yang hendak saya berikan pola nya ini yaitu celana rok yang menggunakan lipit di bab depan dan belakangnya, sehingga terlihat mirip rok lipit hadap (rok SMU), mungkin bentuknya kurang lebih sama seperti hakama yang di gunakan oleh samurai jepang. untuk seragam pramuka anak siswi Sekolah Dasar sekarang ini juga memakai rok kulot, jadi pada ketika diam tampak mirip rok, tetapi pada dikala berjalan gres terlihat jika itu suatu celana, dan bentuk celana kulot nya sama persis dengan teladan yang hendak aku berikan kali ini. Dan berikut ini ialah teladan dari celana rok tersebut Untuk keterangan dari teladan tersebut yaitu selaku berikut: A-B          : ¼ lingkar pinggang A-C          : tinggi pinggul A-E          : panjang rok C-D          : ¼ lingkar pinggul E-F           : ¼ lingkar pinggul +3 cm A-L          : tinggi duduk + 1/10 tinggi duduk L1-R        : 8 cm – 10 cm L1-R1      : 10 cm – 12 cm A-A1       : 12 cm – 16 cm Untuk menjahit celana ini tidak terlalu sulit, alasannya proses nya sama mirip menjahit celana biasa, untuk ban pinggang, mampu memakai karet elastic maupun tidak, dan selaku tajil di bab depan karena celana ini menggunakan lipit maka direkomendasikan menggunakan resleting jepang semoga lebih gampang dikala pemasangannya, pemasangan resleting ini pun tidak mutlak, bisa saja tidak menggunakannya, kalau ukuran celana tersebut di buat besar, Sementara untuk bab segi celana, kita mampu menunjukkan saku celana supaya lebih mempermudah pengguna celana tersebut kalau ingin menyimpan sesuatu, semacam HP, dompet dan yang lainnya. Dulu waktu kursus menjahit, aku praktek menciptakan celana rok ini di tingkat cekatan, aku sempat berulang kali menjadikannya semoga lebih paham bagaimana cara nya, tidak lupa aku selalu mencatat apa yang di katakan oleh guru kursus waktu itu untuk di pelajari kembali di rumah, alasannya adalah dikala kursus Anda cuma menemukan pelajaran praktek menciptakan pakaian ini satu kali saja sesudah itu melangkah ke bahan yang baru, jadi kalau tidak di catat dan di praktekan kembali di rumah, yang terjadi   yakni kita lupa kembali apa yang telah di pelajari tersebut, dan inilah bahwasanya yang banyak menciptakan gagal siswa kursus menjahit dalam mempelajari ilmu menjahit. Sehingga kursus berbulan-bulan dengan ongkos mahal namun hasilnya tidak ada. Kiranya cukup sekian apa yang bisa aku sampaikan untuk postingan kali ini, supaya bisa berguna bagi Anda yang ketika ini sedang membutuhkan acuan celana rok atau kulot ini, untuk tekhnik menjahitnya bisa Anda baca pada artikel yang sudah aku tulis di waktu yang kemudian, untuk itu Anda mampu melihatnya di daftar isi blog ini. Terima kasih atas kunjungannya dan hingga jumpa di postingan saya yang lainnya
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

10 Macam Gambar Bentuk Pola Kerung Leher Baju

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Pada kerung leher yang tidak menggunakan kerah maka sebagai penyelesaiannya memakai lapisan atau di lapis dengan bisban. Banyak juga model baju yang tidak menggunakan kerah pada bab leher nya ini, sebut saja kebaya, blus gamis dan sebagainya. Karena tidak memakai kerah, maka selaku gantinya bentuk kerung leher ini pun di buat beraneka macam, bisa kotak, persegi, dan meliuk-liuk supaya terlihat elok saat baju tersebut di gunakan. Berikut ini aku berikan 10 acuan bentuk kerung leher, agar mampu menjadi pandangan baru bagi Anda untuk pembuatan baju, garis yang titik- titik itu ialah lingkar leher orisinil. 1. kerung leher U 2. kerung leher kotak   3. kerung leher V 4. kerung lekuk satu 5. kerung leher lekuk dua 6. kerung  leher bahtera + runcing   7. kerung leher perahu 8. kerung leher runcing lebar   9. kerung leher sabrina   10. kerung leher tinggi   selain dengan memakai lapisan  sebagai penyelesaian dari ujung kerung leher ini juga bisa dengan menggunakan bisban baik yang sudah jadi maupun dengan membuatnya sendiri, atau bisa juga dengan menempelkan hiasan berbentukrenda dan manik-manit di sekeliling kerung leher tersebut.  pada nomor 9 yakni kerung leher sabrina, untuk teladan bagian belakangnya kerung lehernya di buat sedikit lebih tinggi posisi nya dari bagian depan sekitar 2 atau 3 cm sementara untuk lebar lerung lehernya di buat sama, tetapi anda mampu saja membuat sama antara acuan depan maupun belakang, untuk lebih jelasnya silahkan di lihat gambar contoh di bawah ini, garis yang berwarna merah adalah garis leher bagian depan. sesungguhnya masih banyak bentuk kerung leher yang lain dan untuk bentuk kerung leher ini bisa juga di buat bentuk yang lain sesuai dengan kreasi kita maupun karena usul konsumen jahit, tetapi untuk bentuk kerung leher standar yang biasa di buat yakni yang telah saya sampaikan di atas. demikian untuk artikel yang saya berikan kali ini, supaya berguna dan terima kasih atas kunjungannya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Minggu, 31 Mei 2020

7 Macam Gambar Teladan Kerah Yang Biasa Di Gunakan Dalam Membuat Pakaian

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Untuk postingan kali ini aku akan menunjukkan 7 gambar polakerah, kerah ialah bab yang berada paling atas pada baju, dengan memakai kerah maka sebuah baju   terlihat lebih elok. Dalam pengerjaan baju sendiri terdapat banyak sekali kerah yang biasa di gunakan. Disini saya akan memberikan 7 macam bentuk contoh kerah yang biasa di gunakan dalam pengerjaan baju apa sajakah kerah-kerah tersebut? Silahkan Anda simak satu persatu di bawah ini 1.   kerah tegak Kerah tegak yaitu kerah yang hanya berisikan satu teladan, kerah ini memiliki   lebar   7 cm lazimnya digunakan pada baju-baju wanita dan anak perempuan semacam blus. 2. kerah shanghai Kerah shanghai cukup poluler selaku kerah baju,   alasannya adalah bentuknya yang simple menjadikan kerah yang mulanya berasal dari negeri china ini banyak di gunakan untuk nyaris semua jenis baju baik pria maupun perempuan 3. kerah turtleneck Kerah turtleneck yaitu kerah yang akan membungkus leher pemakainya, kerah jenis ini bisa digunakan   untuk baju perempuan, seharusnya kain yang di gunakan jika ingin menggunakan kerah turtleneck   ialah kain yang melar semacam kaos. Saya sendiri pernah mendapati kerah jenis ini di gunakan pada baju gamis payung berbahan kaos jersey. 4. kerah board Kerah ini dari bentuk nyaris sama mirip kerah shanghai tetapi tidak terlalu melengkung dan di bab ujungnya di buat lurus dan tidak membulat mirip kerah shanghai 5.kerah kemeja Kerah ini terdiri dari dua bagian yaitu daun kerah dan kaki kerah yang di sambung menjadi satu bagian, kerah ini mampu di gunakan untuk baju wanita dan pria, yang penting   baju tersebut menggunakan bukaan di depan 6. kerah shiller Kerah jenis ini bentuk nya nyaris sama mirip daun kerah kemeja, hanya saja lebih besar sedikit, kerah shiller di gunakan pada baju abdnegara keamanan mirip satpam, polisi dan serdadu, tetapi bisa juga di gunakan pada baju jenis yang lain mirip piyama dan blazer 7. kerah rebah Kerah rebah atau kerah baby doll berisikan dua macam ada yang setengah rebah ada yang sungguh-sungguh rebah, lazimnya di gunakan untuk baju bawah umur wanita, sebab kerah tersebut memiliki bentuk yang besar dan terlihat lucu. Namun mampu juga untuk baju wanita cukup umur. Itulah jenis jenis kerah yang umum di gunakan pada pengerjaan pakaian, selain kerah yang telah aku sebutkan di atas sesungguhnya masih banyak jenis kerah yang yang lain, seperti kerah setali, kerah leluk satu, leluk dua, kerah jas dan lainnya, nanti akan aku berikan di postingan yang berikutnya. Agar membuat lebih mudah dikala membuat kerah tersebut, buatlah masing-masing maal (pola) kerah tersebut pada kertas karton kemudian di gantung di tembok atau di taruh di kawasan yang gampang di dapatkan. Untuk pembuatannya sendiri ada yang memakai kain pelapis kerah mirip staplek maupun hanya di lapisi oleh kain pislin. Untuk beberapa kerah seperti kerah shanghai, shiller dan kemeja sudah pernah aku berikan tutorialnya, silahkan membacanya kalau Anda belum bisa membuatnya dengan menyaksikan daftar isi blog ini. Demikan lah postingan 7 macam bentuk contoh kerah yang bisa aku berikan untuk postingan kali ini, agar bisa berguna bagi Anda, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca artikel saya yang lainnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Gambar Acuan Lengan Jas Dan Keterangannya

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Untuk postingan kali ini saya akan menulis ihwal teladan lengan jas, lengan jas teladan nya berlawanan dengan teladan lengan biasa, begitu pula dengan cara pemasangannya pada kerung lengan. Pola lengan jas ini mampu Anda gunakan untuk lengan jas pria maupun perempuan. Jas sendiri merupakan busana orang- orang eropa yang di adopsi oleh kita, lazimnya kita akan menggunakan jas ini ketika bekerja, itu pun bila melakukan pekerjaan di kantoran, kalau bekerja lainnya sungguh jarang sekali kita akan mengenakannya, jas ini mampu kita kenakan saat melaksanakan sholat jum’at bagi orang islam, aku sendiri cuma memakai jas ini pada ketika menikah dulu. Setelah itu hingga ketika ini belum pernah menggunakannya lagi.   Untuk penjahit lazimnya akan mendapat order menciptakan jas dari tukang rias, atau orang yang akan melaksanakan pernikahan, juga dari sekolah yang menciptakan jas almamater untuk siswanya. Tidak perlu panjang lebar lagi berikut ini yaitu gambar pola dari lengan jas tersebut: Untuk keterangannya adalah sebagai berikut: 1. Buat persegi ABCD A-B =C-D               : rendah punggung A-C =B-D               : panjang tangan A-T = T-B               : rendah punggung : 2 A-G = B-Y              : 1/10 A-B B-N         : 3 ½ B-H          : B-T H-E          : H-D di bagi 2 2. menciptakan contoh lengan bawah F-L           : A-G S-M         : naik 1 cm I-Q           : ½ lingkar lengan di minimalkan F-L M-R        : L-Q -2 Garis yang di hubungkan yaitu V-P-K-L-M-R-Q-V 3. menciptakan teladan lengan atas V-O                         : O-N K-J                           : 2x AG L-U =M-W            : K-J Garis yang di hubungkan T-J-U-W-R-Q-O-T Agar lebih gampang buatlah dulu contoh tersebut pada selembar kertas setelah jadi baru di tempel ke kain yang akan di buat lengan jas tersebut.   pada kerungan tangan bagian atas jas ini lazimnya menggunakan feeding jas sementara di bab ketiak di tempel ring jas yang semuanya yang dibuat dari kapas. Pada bab ujung pangkal lengan jas ini memang nantinya akan lebih besar dari kerung tangannya, ini sengaja supaya pada saat telah terpasang, sedikit agak menggembung di bab atas pundak dan terlihat cantik, untuk tekhnik memasangnya semoga mudah, kerung atas lengan jas ini di jahit beberapa balik sehingga sedikit berkerut. Saya sendiri hingga dikala ini cuma bisa menjahit jas perempuan, untuk jas pria resmi saya belum bisa menjadikannya dengan tepat. Untuk menjahit jas laki-laki   memang membutuhkan ke ahlian khusus, jadi tidak semua penjahit mampu menjahitnya dengan baik, sebab nya banyak penjahit yang mendapat order menciptakan jas menawarkan kembali orderan tersebut ke tukang jas yang memang hebat dalam membuatnya. Demikianlah artikel yang bisa saya berikan untuk kali ini, semoga mampu berguna, dan terima kasih atas kunjungannya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Jumat, 29 Mei 2020

Gambar Acuan Lengan Raglan Dan Keterangan Cara Menjadikannya

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Pada artikel kali ini saya akan menunjukkan gambar contoh lengan raglan, untuk penjelasan lengkap apa itu lengan raglan saya kurang tahu, yang jelas Lengan raglan adalah jenis acuan baju yang memiliki sambungan lengan dan badannya   bukan di bagian bahu, namun eksklusif ke bagian leher, jadi bab ujung dari lengan ini ialah juga bab dari kerung leher, jadi sambungannya dari leher eksklusif menuju ke kerung lengan di bawah ketiak. Lengan raglan banyak di gunakan pada pengerjaan pakaian semacam jaket, kaos, dan baju perempuan baik akil balig cukup akal maupun anak-anak, Karena bentuk polanya yang unik, maka lengan raglan cocok jikalau di buat busana dengan kain variasi berlawanan warna antara contoh tubuh dengan contoh lengannya, misalnya kombinasi antara hitam dengan biru dan sebagainya. Jika Anda mengikuti kursus menjahit, anda akan mendapatkan pelajaran menjahit model baju dengan menggunakan acuan lengan raglan ini di tingkat cekatan, aku sendiri waktu itu praktek menciptakan baju dengan menggunakan pola lengan ini berupa versi baju wanita yang berkerut di bab leher dan bab ujung tangannya dengan memakai karet elastik. Untuk bentuk pola dari lengan raglan ini yakni sebagai berikut: Untuk keterangannya mampu Anda lihat sendiri pada gambar,   ialah pertama kita buat dulu pola dasar badan, dalam pola disini yang di gunakan ialah acuan dasar tubuh baju perempuan, kalau anda belum tahu bentuk contoh dasar tubuh baju wanita silahkan membaca postingan aku yang kemudian Baca: gambar pola dasar tubuh baju wanita dan keterangannya Coba perhatikan garis yang berwarna hitam ialah pola tubuh sedangkan garis yang aku beri warna merah dan biru yakni contoh lengannya, yang warna merah bagian depan sedangkan yang warna biru ialah contoh lengan bagian belakang. Untuk membuat teladan nya sendiri kita tinggal mempersiapkan 2 lembar kertas Koran, lalu kita buat acuan dasar badan, sehabis jadi berikutnya tinggal kita rubah acuan dasar tersebut seperti informasi yang tertera pada gambar di atas, setelah pola jadi tinggal kita gunting dan pisahkan antara bagian lengan dengan badannya, nah antara lengan depan dan belakang kita gabungkan pada bab sisi nya sehingga membentuk teladan mirip ini. Setelah teladan selesai di buat di kertas Koran, coba tempelkan antara contoh badan dan lengannya apakah ukurannya telah pas pada bagian yang nanti akan di sambung, kalau masih belum pas,alasannya adalah ada yang kepanjangan atau abreviasi silahkan di betulkan kembali, dan kalau dirasa sudah betul semua silahkan menempelkan acuan kertas tersebut ke kain yang akan di buat baju kemudian gunting dan jahit sampai tamat. Kiranya cukup hingga disini yang bisa saya sampaikan untuk artikel kali ini silahkan di pelajari dengan seksama, alasannya adalah suatu dikala niscaya akan berguna. Terima kasih atas kunjungannya dan sampai jumpa pada artikel saya berikutnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Kamis, 28 Mei 2020

Gambar Pola Celana Pria Dan Keterangannya

selamat berjumpa kembali, sehabis di artikel yang terdahulu saya pernah memberikan gambar contoh celana wanita maka untuk artikel kali ini saya ingin berbagi gambar pola celana laki-laki,  pola yang hendak aku berikan berikut ini mampu digunakan baik untuk pembuatan celana laki-laki remaja maupun anak anak. Baca juga : gambar pola celana perempuan dan keterangannya bahu-membahu teladan celana wanita dan laki-laki tidak jauh berlawanan, yang membedakan hanyalah pada posisi kupnat dan letak saku nya saja, untuk menciptakan pola celana pria ini sendiri membutuhkan beberapa ukuran  selaku berikut: 1. lingkar pinggang 2. lingkar pinggul 3. lingkar lingkar paha 4. lingkar lutut 5. lingkar celana bawah 6. lingkar pesak, atau kress atau lingkar selangkangan ukuran ini mampu kita mampu baik dengan cara mengukur eksklusif badan orang yang akan di buatkan celananya tersebut, atau mampu juga dengan mengukur celana yang sudah jadi yang sekiranya lezat di pakai, untuk tekhnik atau cara mengukur celana jadi ini sudah pernah saya bahas pada artikel aku yang lalu. Baca:  cara mendapatkan ukuran dari celana yang sudah jadi setelah semua ukuran tersebut di peroleh maka kita tinggal membuat acuan nya mampu di kertas dulu, mampu juga pribadi di kain, bila Anda belum mampu menciptakan pola langsung di kain silahkan membaca postingan saya yang kemudian Baca : Cara membuat acuan celana langsung pada kain dan inilah gambar teladan celana pria tersebut, adalah selaku berikut. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; KETERANGAN GAMBAR POLA DEPAN A-a          : panjang celana di minimalkan 3.5 cm untuk ban pinggang B-A          : lingkar pinggul keliling di tambah 9 cm di minimalisir 4 cm di bagi 4 C-A          : lingkar paha di tambah 12 cm di minimalisir 1 cm di bagi 2 D-C          : C-B di bagi 2 E-B          : lingkar pesak ( selangkangan) di minimalkan   10cm di bagi 2 di kurang 3 cm F-E           : B-A, buatlah garis F-E dan E-B, sudut E mesti siku G-E          : D-C H-E          : G-E di tambah 1 cm = batas gulbi, buatlah garis cekung G sampai H I-B           : B-A di bagi 2 J-I            : lingkar pinggang di bagi 8 K-I           : J-I turunkan 1 cm untuk orang gendut turunkan 2 hingga 4 cm L=F          : L di tengah-tengah G-F M-a         : L-F, hubungkan M-L dengan garis putus-putus lurus ke atas hingga garis K-I N-M        : panjang celana di bagi 2 di kurang 5 cm O-N         : lingkar lutut yang telah di tambah, dikurangi 4 cm di bagi 4 P-N         : O-N, hubungkan P-G dan O-F Q-M        : lebar kaki keliling di minimalkan 4 cm di bagi 4 R-M         : Q-M, hubungkan R-P dan Q-O KETERANGAN GAMBAR POLA BELAKANG Sesudah acuan depan selesai kita buat, maka untuk menciptakan acuan belakang celana tinggal kita tambahi sedikit dari acuan bab depan S-R          : 4 CM G-E di tambah 0.5 (ukuran tetap) T-P          : 4 CM S-R, hubungkan T-S U-G         : 8 CM dua kali T-P.U turunkan 1 cm buatlah garis cekung U-T V-H         :   2 cm (ukuran tetap), untuk celana anak 1,5 cm buatlah garis cekung U-T W-K        :   3 cm hubungkan W-V X-W        : lingkar pinggang di bagi 4 ditambah untuk kupnat 2,5 cm Kemudian buat garis W-X-F-O-Q-S acuan di atas ialah gambar acuan celana yang masih polos tanpa saku, jadi kita tinggal memberikan tanda saku sesuai dengan yang di inginkan. Untuk teladan saku bab celana depan terdiri dari 3 bentuk saku, yakni seperti berikut, bentuk saku ini telah baku, namun Anda mampu saja membuat bentuk yang lain sesuai selera. Sementara untuk bentuk saku bab belakang biasanya di bobok, untuk celana pantaloon dan di tempel untuk celana jeans, untuk patokan tanda ukuran di mana harus di buat saku tersebut ialah selaku berikut . Untuk saku tempel celana jeans persyaratan ukurannya ialah mirip   berikut, tetapi di sesuaikan juga dengan ukuran celana yang kita buat, jadi bisa di buat kurang atau lebih dari ukuran itu. Sementara untuk acuan celana yang menggunakan rempel di bagian depannya maka standar dari rempelan tersebut yaitu 3 cm, dan biasanya terdiri dari 2 buah rempel, tetapi ada juga yang hanya terdiri dari satu buah rempel, untuk letak rempel itu sendiri mampu anda lihat pada gambar berikut. sehabis proses membuat teladan simpulan maka selanjutnya celana tersebut tinggal kita jahit hingga jadi, untuk urutan menjahit celana yaitu sebagai berikut: Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Buat perlengkapan celana seperti golbi kiri dan kanan, tali celana, ban pinggang, dan kain saku Jika saku yang di buat adalah versi miring atau model jeans maka buatlah saku di bab pinggir celana sampai akhir, tetapi kalau model segi maka pengerjaannya nanti setelah kain celana depan dan belakang di satukan. Pada kain celana bab belakang jahit kupnat lalu buat saku bobok bagian belakang celana, kalau memakai tutup saku, maka buat dan pasang hingga selesai Buat lubang kancing pada tutup saku dan pasang kancingnya, bisa juga nanti terakhir sehabis celana final dijahit Satukan bagian celana depan dengan celana bab belakang baik yang kiri maupun yang kanan Pasang golbi sebelah kiri ke kain celana bab depan yang sebelah kiri Jahit satukan bagian dalam dari kain celana depan dan belakang baik yang kiri maupun yang kanan Kemudian satukan kedua kain celana kiri dan kanan Pasang resleting di bab depan celana Pasang tali gesper ke lingkar pinggang Periksa ukuran pinggang celana apakah telah sesuai, bila telah maka berikutnya Pasang ban pinggang dan kancing hak nya. Ukur panjang celana kemudian jahit kelim ujung celana bagian bawah, bisa juga di jahit tusuk soom baik itu soom tangan maupun soom mesin jahit. Seterika sampai licin kemudian lipat yang rapih dan taruh di daerah yang higienis dan kering Urutan dalam menjahit celana yang saya sampaikan di atas tidak mutlak harus mirip itu, jadi bisa yang mana saja dulu tergantung mana dahulu yang ingin kita kerjakan. Demikian gambar teladan celana pria, keterangannya dan cara menjahitnya. Silahkan di pelajari dengan seksama, biar bermanfaat bagi Anda, dan terima kasih atas kunjungannya
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Cara Menciptakan Contoh Rok Draveri

Rok draveri adalah rok yang dibagian depannya di lipat lipat, roknya sendiri seperti mirip rok kebaya, yakni bagian depannya terdiri dari dua lapisan, lapisan dalam ialah pola rok utuh, sementara bagian luar adalah teladan draveri tersebut. sehabis bab draveri di tempel maka proses menjahit rok ini sama saja mirip menjahit rok biasa, untuk pola rok draveri sendiri yaitu sebagai berikut: nah pertama kita buat dahulu pola tersebut di kertas koran, lalu garis yang 4 buah itu kita gunting-gunting hingga sempurna di ujung namun tidak hingga putus, berikutnya tinggal kita buka hasil guntingan tersebut dan letakan pada kain rok, coba perhatikan gambar di bawah ini (gambar masih dalam proses, sabar yah , hehehe) berikutnya kain tinggal di gunting sesuai dengan acuan, setelah itu jahit kelimlah bab ujung bawah dari kain draveri tersebut, atau mampu juga di neci jika tidak mau repot menjahit kelim. kemudian lipat-lipat bab ujung dari kain tersebut hingga menjadi mirip gambar berikut (gambarnya belum ada) sehabis itu tinggal kita tempel ke kain rok bab depan, dan jahit bab pinggirannya supaya posisi tidak berganti kembali, berikutnya tinggal kita jahit rok tersebut hingga selesai seperti biasa. dan mirip itulah gambar contoh dan cara menjahit rok draveri ini, cukup mudah bukan? alhasil saya akhiri tutorial ini sampai disini, terima kasih atas kunjungan Anda.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Cara Membuat Acuan Lengan Setali

Selamat berjumpa kembali, untuk artikel kali ini saya akan memperlihatkan gambar pola Lengan setali yakni contoh baju yang bagian lengannya menyatu dengan tubuh, jadi tidak ada sambungan di bagian bahu nya. lengan setali ini ialah jenis busana yang paling gampang dalam pengerjaannya, terlebih jika modelnya sederhana, alasannya adalah kita tinggal menjahit bab bahu dan pinggir baju tanpa harus memasang lengan, alasannya adalah lengannya sudah menyatu dengan badan. Untuk gambar polanya sendiri adalah mirip berikut. untuk pengerjaan polanya yaitu pertama kita buat dulu acuan dasar tubuh, sehabis teladan dasar final di buat maka tinggal di tambah garis sesuai mirip pada gambar di atas.untuk contoh dasar badan sendiri bisa anda baca pada postingan saya yang terdahulu Baca: gambar contoh dasar badan perempuan dan keterangannya demikian teladan lengan setali, selamat menjajal dan terima kasih atas kunjungannya
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Rabu, 27 Mei 2020

Beberapa Hal Yang Mesti Di Perhatikan Dalam Perjuangan Karya Pakaian Atau Perjuangan Menjahit

untuk postingan kali ini aku ingin menawarkan sedikit tips yang harus di kerjakan oleh kita sebagai seorang penjahit, atau yang ketika ini sedang dalam proses belajar mejadi penjahit dan sebuah dikala akan dan berhasrat untuk membuka usaha di bidang menjahit. mengukur pada ketika mengukur, ajaklah bicara secara kalem orang yang sedang di ukur, supaya dia tidak sadar jikalau sedang di ukur, jika ada ukuran yang perlu di tanyakan karena mesti sesuai keinginan seperti panjang celana atau panjang lengan bisa di tanyakan pribadi terhadap orang yang bersangkutan. ikat pinggang orang yang di ukur dengan benar jangan hingga ketinggian utamanya bila orang tersebut perutnya besar, dimana tali pengikatnya condong naik keatas pada saat mengukur leher, meteran tidak boleh longgar dan juga tidak boleh kencang, ukurlah pada bagian bawah leher. ukurlah dengan tepat, mengukur dengan ukuran yang kebesaran lebih baik dari pada kekecilah biar mudah mengubahnya bila mesti di kecilkan, bila sudah kekecilan akan susah di ubahnya, bisa bisa baju mesti di sambung bahkan di ganti dengan kain yang baru untuk bawah umur rentang waktu antar dikala mengukur yang satu dengan yang yang lain tidak boleh lebih dari 6 bulan, jikalau lebih dari 6 bulan harus di buat kukuran gres menciptakan acuan ada pakaian yang mampu di buat tanpa pola, sebab modelnya sederhana atau alasannya si pembuat sudah jago, untuk pakaian yang mesti di buat teladan apalagi dahulu, buatlah dengan kertas polos atau bila tidak ada kertas koranpun jadi tuliskanlah nama orang yang di ukur dan tanggal pembuatannya pada bab luar pola, hali ini akan memudahkan untuk mencarinya kembali ketika sudah di gulung catatlah secepatnya pada bagian dalam acuan jikalau ternyata ada bab bab yang kebesaran atau kekecilan, selaku catatan untuk pembuatan pakaian berikutnya. memotong atau menggunting materi gunakan gunting yang tajam untuk mempermudah dalam pemotongan pengguntingan bahan, disamping itu akan menghasilkan guntingan yang baik, bagian yang lurus gintinglah lurus dan rata, bab yang berkelok guntinglah rata menuruti garis kelokannya, hindari menggunting dengan tidak rata asahlah gunting yang tumpul sampai tajam, posisi gunting pada kerikil asahan mesti miring ke kanan jangan miring kekiri, usahkan mata gunting sampai terkikis bertahap hingga matanya yang tumpul menjadi tipis dan tajam kembali seharusnya bahan yang mau di jahit di cuci dulu sebelum di gunting dan di jahit, agar pakaian yang sudah di buat nanti tidak akan menciut pada waktu dicuci sebelum di potong materi yang sudah di basuh hendaknya di seterika apalagi dulu semoga tidak kusut, disamping itu akan memudahkan kita untuk mengguntingnya sehingga menciptakan guntingan yang manis. pisahkan bahan bab badan, lengan, dan sebagainya dari materi sisa guntingan, supaya tidak salah gunting pada ketika akan membuat bab-bagian yang kecil. jangan membuang dahulu sisa materi walaupun kecil sebagi bajunya belum tamat di jahit dan belum di ambil oleh orang yang memesan, ikatlah kain sisa itu jadi satu dan simpan dalam lemari. memberi tanda jahit bagi orang yang telah biasa menjahit, sering kali tidak merasa perlu lagi memberi tanda pada bahan yang dush di gunting, misalnya pada segi badan, pada kambpuhan segi celana, atau keliman pinggir, namun bagi yang belum memahami dan belum lazimmenjahit, tanda jahitan mesti di buat. tanda jahitan harus yang bisa hilang jika dicuci, oleh sebab itu gunakan kapur jahit atau karbon jahit, jangan sekali-kali menggunakan karbon mesin tulis, untuk kain polos, cukup di beri tanda dengan pensil atau di rader tanpa karbon untuk kain  bermotif yang berwarna, pakailah karbon khusus untuk kain atau kapur jahit (cok). untuk kain wol atau kain yang sulit di beri tanda dengan karbon atau kapur jahit, berilah tanda dengan benang menggunakan tusuk jelujur renggang. menjahit dan membetulkan mesin biasakan sebelum menjahit, minyakilah kawasan perputaran unsur komponen mesin sehabis di beri minyak, putar-putarlah mesin, kemudian bersihkan meja mesin kepala, sepatu dan tiang sepatu, seluruhnya harus bersih semoga pakaian yang di jahit nanti tidak terkena bekas minyak uji coba mesin dengan menjahit sisa sisa kain perca yang sudah tidak terpakai lagi, perhatikan hasil jahitannya, hasil jahitan benang atas dan bawah mesti sepadan jikalau hasil jahitan mesin lompat lompat tidak rapat atau benangnya terputus-putus periksalah jarumnya, mungkin tidak terpasang dengan benar, mungkin juga jarumnya terbalik, kurang turun atau kurang naik. cara memperbaikinya: bukalah sekrup atau baut yang ada di dalam dengan obelng, turunkan as tempat jarum di pasang sampai habis dulu ke bawah agar obeng dapat menjapai sekrup dan membukanya putar saja sedikit kemudian turunkan atau naikan as jarum itu sehingga menimbulkan hasil jahitan yang cantik, sehabis itu matikan sekrup dengan keras supaya as jarum tidak mudah berubah kalau jahitan telah bagus namun benang bagian bawahnya jelek, putarlah mur congcot  beberapa kali ke kanan sehingga benang yang kendor ke bawah akan nai ke atas, sebaliknya bila terlampau banyak di putar maka jahitan atasnya akan menjelma buruk maka putarlah mur congcot tersebut kembali ke kiri sedikit demi sedikit, perhatika dengan benar perubahan jahitannya dan kedalikan mur congcot sekrupnya hingga menghasilkan jahitan di bawah dan di atas yang anggun. bila jahitan sudah cantik tetapi kemudian datang tiba bagian atasnya buruk, cobalah periksa sekocinya. biasanya benang terlepas dari per kulit bawangnya sekoci, jika ternyata benangnya masih menyelip di bawah kulit bawangnya, maka bukalah sekerup yang kecil di sekoci, hati hati jangan ampai jatuh dan hilang, kalau per kulit bawang sudah terlepas, pasti akan kita dapati kotoran seperti benang yang putus menggajal disitu, sehingga jalan benang menjadi lolos tidak stress oleh kulit bawang, bersihkan dan pasang kembali. bila pada pinggir benang jahitan kainnya tampak berkerut dan benangnya terbawa ke bawah oleh ujung jarum, maka hal ini di sebabkan alasannya ujung jarumnya sudah tumpul atau bengkok, asahlah jarum tersebut atau kalau mampu di ganti dengan yang gres bila pada dikala di lakukan bunyi mesin lebih keras dari lazimnya , periksalah kawasan sekocinya, buka tutup layang goyangnya lalu keluarkan bab tempat rumah sekoci dan bersihkan, lazimnya ada benang yang putus disitu selanjutnya berikan minyak. kalau pada saat mesin di putas benang bawahnya menyangkut sehingga jahitan nya tidak bisa jadi, hal ini karena ujung per telah titpis, aktivis layang goyang telah patah karena itu gantilah dengan yang gres setelah jalan jahitan atas dan bawahnya elok serta benangnya higienis tidak ada yang terkena minyak, barulah mulai menjahit, sebab gigi mesin menarik kain, sedangkan sepatu mesin cuma menekan tidak menari kain, maka biasakanlah jika mengelim kain atau menjahit dua lembar kain, peganglah kain yang bawah dengan agak di tahan, sedang kain yang agas agak di dorong, sehingga kain yang atas dann kain yang bawah jalannya menjadi seimbang, tidak ada yang kendor dan juga tidak ada yang kencang. selain warna benang mesti sama dengan bahannya, maka warna kain vuring dan kain saku mesti sama dengan bahannya. ciptakanlah jahitan yang tidak akan rusak hingga baju itu sobek, sekalipun yang di jahit tersebut adalah baju konveksi. menyetrika sebelum menyetrika amati jenis kainnya, apakah bahan kain itu tahan panas atau tidak kalau kain itu tidak tahan panas, kurangilah panas setrikaannya atau di lapisi dengan kain katun yang tidak luntur pada dikala menyetrika kain wol sebaiknya di lapisi kain katun atau kertas, untuk hasil yang lebih baik basahilah dengan air bagian yang hendak di seterika, kalau yang di seterika berkembang menjadi berkilap atau agak belang, berilah lapisan dengan kain lembab, gosok satuk kali dengan segera kain lembab itu, sehingga berair kain itu pindah ke bawah dan bab yang mengkilap menjadi hilang, bila di seterika itu jahitan kampuh terbuka, seterika lah sampai benar benar terbuka mengepas tujuan mengepas atau mencoba baju adalah untuk mengetahui apakah dikala di pakai busana itu telah benar ukuran dan modelnya, meskipun si pemesan tidak memintanya, pengepasan semestinya tetap di lakukan, selain untuk mengetahui apakah hasil karya kita telah benar kesannya juga untuk mengenali jika ada perbaikan yntuk yang hendak datang, hal ini untuk menjaga qualitas atau mutu karya dan pelayanan kita pada waktu di lakukan pengepasan, jikalau terdapat hal-hal yang mesti di perbaiki berilah tanda dengan kapur jahit atau jarum pentul pada kawasan yang salah dan segeralah perbaiki pakaian yang telah benar balasannya nilainya relatip, sebab selera orang yang tidak sama,satu orang mengatakan elok, tetapi yang lain menyampaikan tidak, karena itu biarkanlah orang yang sedang mengepas pakaiannya berputar-putar didepan beling, bila-kalau ia memperoleh kekurangan pada baju tersebut orang yang merasa baju yang di pakainya itu cantik pantas dan cocok akan besar lengan berkuasa pada penampilannya dan menciptakan cerah parasnya. menggantung pakaian semoga baju yang telah jadi pada waktu akan di ambil si pemesan bisa eksklusif di pakai, kalau telah di seterika, gantunglah dalam lemari, bersihkan dari bekas-bekas kapur jahit transaksi dalam karya pakaian pada ketika menerima pesanan jahitan, apalagi dahulu periksalah jenis kainnya apakah jenis kain yang susah atau mudah di jahit, begitu juga dengan versi bajunya jikalau kain nya susah di jahit begitu juga dengan modelnya, sudah tentu biaya jahitnya pun lebih mahal bila si pemesan akan membeli sendiri kainnya mintalah panjang sedikit dari asumsi. hal ini untuk mengantisipasi salah asumsi atau kalau ada yang salah potong atau jahit, misalnya untuk satu kemeja tangan pendek yang memerlukan kain 1,5 meter maka pada dikala berbelanja mintalah di lebihkan menjadi 1,75 meter, yang mesti di perhatikan juga lebar kain tersebut sebab lebar kain ada yang besar ada yang kecil, untuk 1 kemeja jika lebar kainnya 110 cm maka panjang kain yang diharapkan cukup 1.5 meter namun untuk kain yang lebarnya 90 cm di perlukan panjang kain 1.75 meter mintalah uang tampang pada si pemesan sekurang-kurangnya25% dari biaya seluruhnya pakaian yang telah jadi tetapi selama 1 tahun tidak di ambil maka boleh kita jual, atau gunakan. ini telah menjadi peraturan tidak tertulis di setiap tailor atau kawasan menjahit penawaran khusus pasanglah papan nama yang bagus pada daerah yang gampang di lihat orang, bila di depan rumah atau daerah perjuangan kita masih kurang terlihat orang, pasanglah di perempatan jalan atau di tempat yang ramai demikianlah beberapa hal dan kiat yang mesti Anda perhatikan dan ingat bila suatu ketika akan membuka usaha di bidang menjahit, biar berguna atau setidaknya menambah wawasan dan terima kasih atas kunjungannya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com