Tampilkan postingan dengan label servis mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label servis mesin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2020

Cara Merubah Mesin Obras Menjadi Mesin Neci

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\:*behavior:url(#ieooui) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Sebuah mesin neci memiliki kegunaan untuk menjahit dengan sangat kecil dan rapat bagian pinggir kain sekaligus memperindah bagian tersebut, bagian kain yang biasanya di neci ialah bagian lajur kerut dan pinggiran selendang. Harga dari suatu mesin neci ini terbilang cukup mahal adalah di kisaran 4 jutaan itupun untuk yang bekas,   harga ini relatif dan mampu naik atau turun tergantung situasi ekonomi. Hal ini pastinya cukup memberatkan bagi penjahit atau pebisnis dengan modal kecil untuk pengayaan mesin neci tersebut. Jika penjahit rumahan, tailor atau butik yang tidak memiliki mesin neci tersebut, umumnya menggunakan jasa neci yang di tawarkan oleh toko alat-alat menjahit dengan di hitung harga permeter dari hasil necian Tapi tahukah Anda kalau bahu-membahu kita mampu merubah atau memodifikasi mesin obras lazimsehingga bisa di fungsi kan menjadi sebuah mesin neci. Bagi penjahit yang telah usang malang melintang di dunia menjahit hal ini telah tidak asing. Untuk merubah mesin obras ini pun terbilang gampang dan hanya mengeluarkan ongkos sedikit. Mesin obras yang mampu di modif ini mampu mesin obras kecil maupun besar, dan bahu-membahu banyak konveksi dan pengusaha pengerjaan baju atau selendang yang melakukan modifikasi tersebut untuk keperluan neci tersebut. Bahkan banyak juga toko peralatan menjahit yang menggunakan mesin obras rubahan ini untuk menjalankan perjuangan jasa neci ini. Memang dari hasil final antara mesin neci orisinil dan mesin obras yang di modif ini terdapat perbedaan, namun perbedaan ini cuma bisa di ketahui oleh tukang jahit yang telah terlatih, jikalau orang awam sih sepertinya tidak akan tahu bedanya.   Perbedaan dari mesin neci asli adalah hasil neci nya lebih rapat dan membulat dan tampaksangat cantik, sementara mesin obras rubahan hasil neci nya gepeng dan kurang rapat. Tapi sekali lagi ini tidak akan berpengaruh kepada konsumen jahit kita sebab toh mereka tidak akan keberatan alasannya adalah tidak tahu beda nya. Karena dari hasil nya sekitar 80 persen sama dengan hasil mesin neci asli. Pada postingan kali ini aku akan menunjukkan cara untuk mengganti mesin obras ini sehingga mampu berfungsi juga menjadi mesin neci supaya dengan tutorial ini setidaknya mampu menekan biaya produksi dari pakaian yang sedang kita jahit, alasannya untuk necian mampu kita lakukan sendiri. Disini aku mempunyai mesin obras kecil merk butterfly yang mau di rubah. Mengenai brand tidak berpengaruh karena selama bentuk mesinnya sama, pengerjaannya pun pasti sama. Untuk perlatan penjunjang pengerjaan kita membutuhkan obeng, kunci mesin obras dan suatu kikir kecil yang umum di gunakan menajamkan gergaji. Anda mampu membeli kikir tersebut di toko matrial terdekat. Untuk lebih terang bagaimana proses pengerjaannya silahkan di simak tindakan pengerjaannya sebagai berikut: Yang pertama mesti kita lakukan yaitu mencopot sepatu mesin obras dengan memakai kunci mesin obras, kunci ini biasa di berikan satu paket dikala membeli mesin tersebut, jikalau   tidak ada Anda mampu membelinya di toko alat menjahit. Selanjutnya copot bab ujung lancip yang berfungsi untuk mengaitnya benang obras ketika mesin di laksanakan. Dengan obeng kecil. Pencopotan ini alasannya kita akan mengalihkan proses mengait nya benang obras ke tutup runner (gerigi) obrasan Jika sudah di copot berikutnya buka tutup runner (gerigi) obrasan dan amati bagian yang saya beri tanda merah Selanjutnya bagian dengan tanda merah tersebut kita kikir sehingga menjadi kecil mirip pada gambar Setelah semua pembuatan final berikutnya pasang kembali tutup runner dan sepatu obrasan Kemudian tempatkan dua buah benang obras serabut dan satu benang katun, benang katun untuk yang masuk ke jarum mesin obras sementar yang benang serabut untuk bab dibawah, jika memakai benang serabut semua alhasil jadi kurang manis dan gampang putus. Kemudian masukan semua benang tersebut ke jarumnya masing-masing. Jika Anda belum tahu susunan benang obras silahkan membaca postingan aku yang lalu Baca: susunan benang pada mesin obras kecil Selanjutnya kerjakan penyetelan mesin, pertama putar congcot mesin bab atas sehingga lebih kencang dalam menjepit benang. Kemudian congcot yang ada di bawahnya di kencangkan juga Selanjutnya kencangkan congcot yang berada di bawah tutup mesin Di bagian belakang, geser pengatur kerapatan langkah mesin obras ke posisi paling rapat dengan menggunakan kunci Penyetelan selesai selanjutnya kita lakukan pengetesan pada jalannya mesin tersebut apa sudah sesuai dengan impian. Jika telah benar maka hasil simpulan akan terlihat seperti ini, yakni hasil obrasan menjadi rapat dan sangat kecil seperti hasil neci. Untuk merubah kembali fungsi mesin tersebut menjadi   mesin obras, Anda tinggal melonggarkan semua congcot mesin dan mengendalikan kerapatan jalannya mesin. jika Anda penasaran bagaimana cara pengerjaannya, kebetulan aku telah membuat video proses mengganti mesin obras menjadi neci tersebut dan telah aku unggah di youtube, silahkan menonton video di bawah ini. Apabila Anda galau dengan cara yang telah saya jelaskan di atas, sebaiknya proses untuk merubah mesin obras ini tidak di lakukan sendiri, namun Anda bisa memakai jasa tukang servis mesin jahit untuk mengerjakannya. Untuk tarifnyasendiri tidak terlampau mahal, dan sungguh sepadan dengan hasil yang hendak kita peroleh nantinya. Sedangkan kalau ada pelanggan menjahit yang tak maujahitannya di neci dengan alasan kurang kuat maka Anda bisa memakai cara alternatif   dengan menjahit kelim kecil ujung kain tersebut untuk caranya bisa di baca pada postingan aku sebelumnya Baca: cara menjahit kelim kecil seperti neci pada ujung kain Kiranya cukup sekian klarifikasi yang bisa aku sampaikan pada tutorial merubah mesin obras menjadi mesin neci pada potensi kali ini, biar bisa berguna dan silahkan di coba. Terima kasih atas kunjungannya silahkan membaca postingan aku yang lain dan hingga jumpa pada tutorial aku selanjutnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Sabtu, 23 Mei 2020

Cara Memperbaiki Sendiri Dinamo Mesin Jahit Besar Yang Gas Putarannya Sukar Turun

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Wah gak terasa sudah sebulan lebih saya tidak pernah posting, ini di sebabkan alasannya tidak ada nya kamera untuk proses mendokumentasikan gambar untuk artikel, mujur aku kemarin iseng-iseng buka situs olx.co.id dan memperoleh ada yang menjual kamera digital merk casio exilim, yang jual menunjukkan harga 200 ribu rupiah namun masih bisa nego katanya. saya menawar kamera tersebut 150 ribu dan ternyata di setujui. Walaupun dikala akan   C.O.D (ketemuan) sempat terhalang hujan yang sangat lebat di sertai angin puting-beliung dan petir menggelegar sore itu, namun sukses juga berjumpa dan proses perdagangan berlangsung sukses. Kamera nya sendiri jauh dari mulus, dengan banyak baret, dan cat yang terkelupas juga ada retak di bab atas casingnya, namun untungnya tidak berpengaruh pada hasil gambar yang di hasilkan dan yang pasti nya mampu menunjang acara ngeblog aku, supaya saja tidak rusak untuk waktu yang cukup usang, atau seenggaknya aku bisa membeli kamera yang lebih anggun lagi. dan dengan kamera baru ini aku ingin mengawali ngeblog kembali dan untuk postingan kali ini aku ingin share cara aku memperbaiki dynamo mesin jahit besar saya yang sulit di gas secara perlahan-lahan, jadi pada ketika aku tekan sedikit pijakan gas tersebut tidak mau jalan, ketika di tekan agak dalam langsung ngabret jalannya, hal ini pastinya bikin sakit kepala dan prustasi alasannya adalah jalannya jahitan sering terlewat, terlebih ketika menjahit bagian yang memerlukan ukuran langkah mesin yang pas, semacam dikala membuat saku bobok, jadi nya saya akali dengan cara pada dikala sedikit lagi jahitan mau sampai, saya memutar gelinding mesin secara manual. Namun usang kelamaan hal ini cukup bikin capek juga, apalagi jahitan yang harus aku lakukan banyak. Dan waktu pengerjaannya mepet-mepet. Sempat timbul keinginan untuk membeli dynamo mesin gres, tetapi saya urung membelinya alasannya jauh, dan risikonya berencana membawa dynamo mesin tersebut ke tukang servis untuk di perbaiki, tapi sebab gak ada waktu terus untuk membongkarnya risikonya tidak pernah kesampaian, dan di suatu malam ketika di kejar deadline untuk menyelesaikan jahitan seragam yang mau di ambil esok hari, aku puyeng juga dengan kondisi mesin yang tidak dekat tersebut. Saya pun memutuskan untuk sedikit otak-atik bagian dinamo tersebut, di mulai dengan mengganti-rubah posisi besi pijakan, memutar mur yang ada pada dynamo, sampai melonggarkan tali dynamo, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil, jalannya dynamo tetap saja nge gas pol dan ngabret sukar untuk di kendalikan. Setelah lama menyaksikan-lihat keadaan dinamo tersebut, secara tidak sengaja aku menyaksikan pada bab ujung dynamo ialah di bagian gelindingnya yang terdapat tali, ternyata disitu banyak terdapat benang jahit, yang mungkin tergulung sendiri dan saya tidak mengetahuinya,  alhasil saya pun membersihkan benang yang tergulung di besi gelinding dinamo tersebut hingga bersih, dan berharap dengan cara itu jalannya dinamo menjadi tanpa gangguan kembali, tetapi ternyata tidak demikian, jalan dynamo masih saja cepat dan sukar di kendalikan, alasannya terlihat sedikit berkarat, saya pun berinisiatif untuk memperlihatkan minyak mesin di bagian tersebut. Dan ternyata dengan menawarkan minyak mesin, jalan dinamo tersebut menjadi tidak nge gas lagi, dan bisa mengikuti tekanan pijakan kaki. Tentu saja hal ini cukup membuat aku bahagia alasannya proses menjahit menjadi tanpa hambatan kembali. Nah itulah sedikit pengalaman aku dalam memperbaiki sendiri dinamo mesin jahit besar yang putarannya susah turun, kalau dikala ini Anda mempunyai persoalan yang sama seperti yang aku alami, silahkan di coba apa yang aku kerjakan tersebut dan siapa   tahu berhasil juga. Untuk dinamo yang mati alias tidak bisa hidup dikala di nyalakan padahal kabelnya tidak ada yang putus, kemungkinan kumparan   kawat bab dalamnya sudah terbakar, hal ini bisa di perbaiki dengan cara gulungan kawatnya di ganti, dan mampu di lakukan oleh tukang gulung dynamo, mengenai ongkos pembuatan di tahun 2005 tetangga saya mematok ongkos sebesar 60 ribu rupiah, hal ini tentu cukup besar perbandingannya jika mesti membeli dynamo mesin gres seharga sekitar 350 ribu. Dan kiranya cukup sekian yang bisa saya sampaikan untuk postingan kali ini, semoga mampu memberikan manfa’at atau setidaknya memperbesar -nambah wawasan Anda. Jika berkenan silahkan menshare artikel aku ini semoga mampu di baca juga oleh yang lain, hingga jumpa pada artikel saya berikutnya. /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Sabtu, 16 Mei 2020

Penyebab Jahitan Menggumpal Di Bagian Bawah Dan Cara Mengatasinya

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400; Postingan kali ini saya tujukan khusus bagi pemula atau gres mencar ilmu dan mengenal mesin jahit, saat baru pertama memegang mesin jahit, bisa memasukan benang jahit dengan benar saja telah menyebabkan perasaan bangga, dan konsentrasi utama ialah bagaimana bisa menjahit secara lurus atau tidak belok. Dan belum mengetahui cara-cara membetulkan mesin tersebut kalau terjadi kerusakan. Baca juga: bimbingan memasang benang ke mesin jahit Jika pada saat sedang menjahit, datang-datang saja jahitan menggumpal di bagian bawahnya. maka hal ini pastinya akan membuat gundah sekaligus was-was jangan-jangan mesin jahitnya rusak. Dan alasannya masih baru mengenal mesin jahit maka biasanya tidak berani mengutak-atik mesin tersebut di karenakan takut menjadi lebih rusak. Namun bahu-membahu jahitan menggumpal di bab bawah ini penyebabnya yakni sepele, ialah benang jahit yang tidak sungguh-sungguh masuk ke tension (congcot) pengatur ketegangan benang. Mungkin juga telah masuk di tengah sela-sela piringan tension, namun di karenakan terlalu kendur, maka menyebabkan jahitan menggumpal. posisi benang jahit hanya menempel ke tension Sebagai acuan pada gambar di atas mari kita coba lakukan mesin jahit dengan benang cuma melekat saja ke tension nya. dan seperti inilah akhirnya, yakni jahitan menggumpal di bagian bawahnya, kalau terus di paksakan untuk melakukan mesin jahit maka biasanya akan terjadi macet, karena benang jahit menyanggupi layang goyang (rumah sekoci). Solusi dari permasalahan ini ialah kita tinggal membetulkan posisi benang jahit tersebut biar tepat masuk dan terjepit ke dalam sela-sela piringan tension, dan juga atur ketegangan dari tension tersebut biar pas, tidak terlalu kencang dan juga tidak terlampau kendur supaya menciptakan jahitan yang bagus di bagian atas maupun bawahnya.maka biasanya hasil jahitan akan kembali menjadi anggun  posisi benang jahit masuk ke tension mesin Selain dari jahitan menggumpal di bab bawah nya, ada juga jahitan yang bab bawahnya elok tetapi bab atasnya terlihat kencang, walaupun sudah memutar tension mesin ke posisi lebih kendur tetapi jahitan tetap saja kencang di bab atas. coba amati gambar di bawah ini jahitan kencang di bab atas Baca juga: bimbingan memasang benang mesin obras Hal ini penyebabnya yaitu alasannya ada nya benang jahit yang menyangkut di sela-sela besi penjepit sekoci mesin jahit, solusi dari persoalan ini yakni dengan mencolek nya menggunakan jarum pentul sehingga benang sisa yang tersangkut bisa di keluarkan, dan setelah bersih maka umumnya jahitan kembali menjadi cantik. tidak di sarankan membuka baut kecil di bab sekoci, alasannya adalah sungguh kecil jadi bisa saja hilang Bagaimana mudah bukan? Sekarang jika timbul dilema serupa, maka Anda pasti bisa memperbaiki nya sendiri, dan tidak butuhpergi ke tukang servis. Oh iya hampir lupa, cara yang saya jabarkan di atas mampu di gunakan untuk semua jenis mesin jahit baik yang kecil maupun yang besar dan juga mesin portable, alasannya bagian mesin jahit adalah sama seluruhnya. Kira nya cukup sekian untuk artikel saya kali ini, jikalau masih ada yang belum terperinci, silahkan di tanyakan di kolom komentar, terima kasih atas kunjungannya dan silahkan membaca artikel saya yang yang lain.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Kamis, 23 April 2020

Cara Mengubah Laher Dinamo Mesin Jahit Highspeed

selamat bertemukembali, setelah sekian usang jadinya aku bisa menulis postingan lagi, hal ini dikarenakan aktivitas didunia nyata, yaitu menjahit busana konsumen. pada postingan kali ini aku akan menawarkan panduan bagaimana cara mengganti laher atau bearing dari dinamo mesin jahit besar atau highspeed yang biasa dipakai di pabrik garment maupun konveksi. sebelum melangkah ke proses pembuatan, mungkin Anda yang dikala ini seorang penjahit pemula bertanya-tanya buat apa mengubah laher dinamo tersebut dan apa manfaatnya. jadi begini, tidak mirip pada mesin jahit kecil atau mesin jahit hitam yang memakai dinamo kecil maka pada mesin jahit besar maka dinamo yang dipakai juga besar untuk listriknya sendiri menggunakan daya sekitar 200 watt, sementara pada dinamo mesin jahit kecil listriknya hanya sekitar 100 watt saja, oleh sebab itu pada dinamo yang besar ini bab dalamnya menggunakan dua buah laher bearing supaya mampu berputar dan menjalankan mesin jahit, jadi fungsi laher ini adalah untuk mampu memutar batang besi yang terhubung dengan mesin jahit melalui perantaraan tali dinamo. tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan lamanya jam kerja, maka laher ini lama kelamaan akan hingga pada abad pakainya dan harus diganti dengan yang gres sebab bagian unsur nya adalah bola-bola besi yang bergesekan dengan rumah lahernya telah menjadi aus sehingga menjadikan suara yang sangat berisik ketika dinamo di nyalakan, dan suara berisik inilah sebagai penunjukbahwa laher dinamo telah aus dan perlu diganti. untuk mengubah laher dinamo mesin jahit ini cukup mudah, mampu kita lakukan sendiri saat waktu senggang dikala tidak banyak pekerjaan menjahit, dan juga prosesnya sendiri cuma membutuhkan waktu sebentar, adalah sekitar 15 hingga 20 menit saja, sementara modal untuk berbelanja laher gres sekitar Rp.50000 kurang lebih. selaku langkah pertama pembuatan, pertama kita turunkan dahulu dinamo dari meja mesin jahitnya dengan cara membuka 3 buah baut  dengan menggunakan kunci pas atau ring nomor 14 sehabis dinamo terlepas dari meja mesin jahit, selanjutnya tempatkan di lantai agar memudahkan proses pembuatan, seletah itu kita putar sampai lepas, mur kupu-kupu yang untuk mengatur besar kecilnya putaran gas pada mesin jahit adalah yang dibagian kanan atas pada gambar berikutnya kita buka 3 buah baut yang terlihat di bagian muka dinamo dengan memakai obeng plus sehabis  3 buah baut tersebut dilepaskan, maka tinggal kita tarik bagian tampang dinamo ini maka akan dengan gampang terlepas, dan terlihat bagian dalamnya ialah semacam bulatan yang terbuat dari bahan semacam asbes, itu yaitu kanvas rem dinamo, jadi fungsinya untuk mengerem perputaran mesin jahit saat sedang berjalan, caranya dengan menekan pijakan gas mesin kebelakang secara sarat , maka jalannya mesin akan berhenti walau secepat apapun mesin jahit sedang berlangsung. langkah berikutnya kita  lepaskan kanvas rem tersebut, pada gambar diatas terlihat kalau dibagian tengah nya terdapat semacam baut pengunci dan juga ring baut yang disalah satu bagiannya di bengkokan keatas, fungsinya biar lebih mengunci baut dan kanvas rem semoga tidak berganti posisinya, jadi pertama kita getok dahulu bagian ring yang dibengkokan tersebut supaya lurus kembali, baru kemudaian kita buka bautnya dengan menggunakan kunci ring ukuran 22. sehabis tidak ada baut penahan maka kanvas rem dinamo ini mampu dikeluarkan dengan mudah, berikutnya akan Anda dapati 3 buah baut kembali yang dipasang untuk menahan cover gulungan kabel dinamo, kita lepaskan kembali baut baut tersebut memakai obeng plus. sesudah itu tinggal kita tarik keluar cover berikut batang besi yang ada lahernya. untuk laher bab belakang telah terlihat, tetapi dibagian depan batang besi lahernya masih terlahang oleh cover gulungan kawat dinamo yang barusan kita buka bautnya, oleh akibatnya mesti kita buka dahulu cover tersebut semoga terpisah dari dinamonya dengan cara memukul-mukulkan ujung batang besi ke lantai yang sudah di lapisi kain, hingga covernya terlepas.  maka terlihatlah dua buah laher bearing dinamo yang hendak kita ganti tersebut, berikutnya tinggal kita lepaskan dengan memakai alat tracker bearing, alat ini mampu dibeli di toko perkakas terdekat, tetapi jikalau susah memperoleh toko  bisa juga berbelanja di toko online. proses selanjutnya setelah laher lama sukses di lepas, ialah mengubah dengan laher baru, agar laher ini cocok maka belilah yang serupa kodenya dengan kode laher usang, aba-aba angka tersebut mampu Anda lihat dibagian segi laher, untuk lahernya sendiri mampu Anda beli di bengkel motor atau kendaraan beroda empat dengan menjinjing laher usang, atau cukup bilang aba-aba nya saja. proses memasang laher baru nya sendiri cukup mudah, anda tinggal menyamakan posisinya dengan posisi laher usang, agar lebih gampang, maka berikanlah sedikit minyak mesin jahit pada batang daerah lahernya. jikalau sudah terpasang maka tinggal memasukan batangnya kembali ke kawasan gulungan kawat, memasang covernya, lalu kanvas rem, lalu cover depan dinamo, pasang kembali baut kupu-kupu lalu pasang dinamonya ke meja mesin jahit, tetapi sebelum dipasang ke meja ada baiknya kerjakan pengetesan apalagi dulu dengan cara menyalakan dinamo dilantai, untuk mengetahui apakah jalan dan suaranya telah wajar kembali. dan kiranya cukup sekian postingan yang bisa saya sampaikan pada peluang kali ini, biar bisa berguna bagi Anda yang membutuhkan, dan sampai jumpa di postingan selanjutnya.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com

Cara Menyetel Tiang Jarum Dan Rotari Mesin Jahit Highspeed

 selamat bertemukembali, pada artikel kali ini saya ingin membagikan cara menyetel tiang jarum dan juga rotari suatu mesin jahit highspeed, yang mana setingan yang benar tentunya akan berpengaruh kepada hasil jahitan, adalah tidak loncat loncat dan mampu menjahit bahan apa saja baik tebal maupun tipis dan juga materi kaos. sebelum melangkah ke cara seting nya, disini aku ingin bercerita sedikit, yaitu pada bulan desember 2020 kemarin saya membeli suatu mesin jahit highspeed bekas dengan brand Brother yang saya beli lewat jejaring sosial facebook, jadi aku cari mesin jahit tersebut di marketplace facebook dan didapatlah mesin tersebut dengan harga Rp.1,6 juta dan dikirimkan eksklusif oleh penjualnya ketempat dan terima bayar ditempat. singkat kisah, mesin pun datang dan aku tes jalannya elok, kebetulan waktu itu saya sedang menjahit baju konsumen dan pelanggannya sedang menanti bajunya final dijahit, jadi pribadi saya tes jalannya mesin tersebut ke baju tersebut dan manis tidak ada dilema,jalannya mesin masih halus begitupun dengan dinamonya, makia kesannya aku bayar, setelah dibayar dan mengobrol sebentar  pedagang mesin pun pulang. setelah beberapa hari memakai mesin tersebut persoalan mulai muncul, yakni kalau menjahit materi kaos maka jahitan loncat loncat, padahal jika pada materi tebal tidak ada problem, tentu saja hal ini cukup menyibukkan aku yang banyak mendapatkan jahitan permak segala jenis bahan, dan kebanyakan berbahan kaos. Akhirnya saya putuskan untuk menyetel ulang rotari mesin tersebut, untuk yang belum tahu rotari mesin ini yaitu rumah sekoci mesin. oke yang pertama aku lakukan adalah menyetel tiang jarum, setelan tiang jarum ini berpengaruh pada jalannya jahitan, jika terlalu tinggi atau rendah maka akan menimbulkan jalannya mesin loncat. untuk menyetel tinggi tiang jarum mesin jahit pertama kita putar gelinding mesin, hingga tiang jarum tersebut berada pada posisi paling bawah, tandanya yaitu baut pengikat tiang jarum terlihat di lubang paras mesin. kemudian kita pegang ujung jarum yang berada di bawah rumah sekoci, posisi lubang jarum haruslah melewati tutup runner sehingga pada saat kita lihat dari bawah kolong mesin terlihat mirip gambar dibawah ini nah di posisi seperti itu, kita atur posisi rotari mesin agar pelatuk rotari yang lancip, dikala tiang jarum kita naikan ke atas sekitar 2 mili, pelatuk rotari sudah melalui lubang jarum, untuk lebih jelasnya coba amati video berikut untuk memposisikan rotari dengan cara mengendurkan baut baut yang ada di sekeliling rotari, ada yang berjumlah 2 buah baut ada juga yang 3 sebetulnya memang agak sukar untuk memposisikan rotari ini pada posisi yang benar-benar pas, jadi butuh keteguhan, kita mampu coba geser bertahap sampai memperoleh posisi yang pas. karena seting setiap brand mesin kerap kali berlawanan, namun posisi tiang jarumnya sama mirip yang sudah aku perlihatkan diatas tadi.
Sumber https://penjahitgoblog.blogspot.com