Selasa, 11 Februari 2020

Giliran Serba Pandai Dot Com yang Angkat Soal Kehebohan Super Mario & Ario “Anak Tak Diakui” Kiswinar?

Sosok

Mario Teguh emang sudah dikenal publik, sang motivator ini juga banyak yang

mengidolakan. Sayangnya belakangan ini, ramai sekali diperbincangkan bahwa ada seorang

bernama Ario Kiswinar mengakui bahwa ia anak dari Super Mario yang tak diakui

alias buangan.


Tentu

berita ini menjadi seru karena tokoh utama adalah seorang motivator kondang

yang ramai diperbincangkan. Publik tentu menanti-nantikan ending dari kisah ini.

Ada yang harap-harap cemas, ada juga yang berbalik arah menghujat, membully dan

mencibir MT.


Lebih

dari itu semua, ketahuilah bahwa segala sesuatu yang benar pada akhirnya akan

terungkap demikian pula yang tidak benar juga akan terkuak, tapi biarlah publik

yang memberi penilaian.




Berita

tentang MT dan Ario Kiswinar yang mengakut anaknya tiba tiba menjadi viral di

sosmed. Bahkan boleh dibilang menjadi trending topik dalam minggu-minggu ini.

bermula dari acara Hitam Putih di Trans7, yang mengundang Ario Kiswinar,

kemudian pengakuannya merebak hingga keseluruh pelosok negeri. Menguras emosi

banget nih.


Belum

lagi pengakuan Adiknya Mario Teguh di FB yang mendukung Ario untuk memperoleh

haknya, juga makin membuat publik makin yakin bahwa benar itu anak Mario Teguh.











Super Mario & Ario
Kehebohan Super Mario & Ario


Tapi

baiklah, kita disini tidak akan mencari fakta dan kebenaran tentang hal ini,

karena masih juga multi tafsir. Sebelum semuanya berlalu, setidaknya 3

pelajaran kunci yang bisa kita petik hikmahnya dari kehebohan ini antara lain:


Pelajaran Kunci 1. Makin Tinggi

Pohon Makin Kuat Angin Menerjang


MT

adalah Motivator kondang di negeri ini, acaranya di TV sudah di tonton hingga

jutaan orang, tentu ada yang pro dan kontra. Terlepas dari itu semua, hendaknya

kita tidak mudah menyudutkan pak MT apalagi menghujatnya sebagai Motivator yang

gagal.


Kita

semua tentu masih ingat dengan kisah Ustads AA Gym, yang redup popularitasnya

ketika publik menemukan celah bahwa ia memiliki isteri lain. Ini merupakan

ujian bagi MT dan pelajaran bagi kita semua, karena saat kita diatas kita

jangan melupakan yang dibawah.


Sebisa

mungkin bangun pondasi yang kuat agar ketika angin dan badai datang menerpa

bangunan kita gak mudah roboh bahkan tetap kokoh berdiri. Kita semua tahu bahwa

kebenaran pasti akan terungkap. Sepandai-pandainya kita menyembunyikan durian,

aromanya pasti akan tercium juga.


Pelajaran Kunci 2. Dibuang Sayang!


 

Kemarau Setahun Terhapus Hujan

Sehari
, Pepatah kuno ini memang ada benar, disaat kita

banyak melakukan kebaikan kita dielukan dan sekali melakukan kesalahan, semua

kebaikan itu bakal sirna. Akan tetapi percayalah bahwa setiap kebaikan yang

kita tabur akan menghasilkan buah yang baik.


MT

mungkin gagal dalam membina hubungan keluarga, penyair terkenal Kahlil Gibra

juga tergolong kurang berhasil dalam membina hubungan keluarga bahkan ia tidak

merasa merdeka.


Banyak

orang sering berujar, menasihati memang gampang, namun melakukan yang paling

sulit karena Musuh terbesar dalam hidup kita adalah Menaklukan Ego dalam diri

kita.


Bagaimana

pun, selama ini kita banyak mendengar ceramah pak MT yang memberikan kebaikan kepada

semua pendengarnya, tak sedikitpun ungkapannya yang layak kita kesampingkan,

dan layaklah untuk dikenang. Dibuang Sayang!

 

Pelajaran 3. Haus Popularitas


Saat

Jokowi jadi Presiden RI banyak orang yang meraguan, tak sedikit pula yang

kontra. Berita kehebohan Mario Teguh dan Ario yang menginginkan pengakuan

sebagai Anak layak kita kenang. Ada jutaan anak yang menginginkan pengakuan

dari orang tuanya, entah dibuang atau tidak diakui karena sesuatu dan lain hal.


Kali

ini giliran Mario Teguh yang kebetulan seorang yang dikenal sebagai Motivator

dan mahir menasihati. Tentu orang akan ribut membicarakannya, namun percayalah

ada juga yang gak mau tau dengan hal beginian, intinya disaring aja mana info

yang layak dan tak layak konsumsi.


Peran

media dalam berbagai berita emang tidak diragukan lagi, belum lagi ledakan

sosmed didunia digital. Tentu banyak orang yang haus akan popularitas, berbagai

cara pun dilakukan, entah dengan jalur kontroversi, berbalut gemerlap dan

lainnya.


Tentunya

kita harus jadi orang yang bijak untuk diri kita sendiri, karena bijak pada

diri sendiri jauh lebih penting. Nasihati diri sendiri juga penting,

menertewakan diri sendiri juga tak kalah penting, kalahkan musuh terbesar dalam

diri kita, lebih dari itu semua jadilah diri sendiri.




Woke,

jangan tunggu siapa yang benar dan salah, karena Mario Teguh, Ario Kiswinar, Media

dan semua pihak yang terlibat dalam kehebohan ini mungkin dalam hitungan hari

akan segera meredup.  Jangan Membicarakan Keburukan Orang Lain, Karena Belum tentu kita Orang Benar. Jadilah Pemenang dalam Hidup Mu!

 










nemu di pesbuk










Nemu di pesbuk

 

 


Berbagai

sumber!



Sumber er.com


EmoticonEmoticon