Tampilkan postingan dengan label C#. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label C#. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2020

Bimbingan C#

Rani akui emang terlalu VB minded, yaaaah... alasannya adalah mulai berguru serius wacana perkodingan pake nya bahasa VB. Saat nya move on untuk melatih otak juga nih, blom andal sih tapi lumayan buat catatan ^_^ Struktur Program Tipe Data Variable  Pengunaan Variable Konversi Tipe Data (Casting) Aturan Penamaan dalam C# Constant(Konstanta) Operator dalam C# Pengambilan Keputusan dengan IF Clause Pengambilan Keputusan dengan Switch Perulangan (Loop) Perulangan dengan While Loop Perulangan dengan For Loop Perulangan dengan Do While Pernyataan Break Pernyataan Continue Enkapsulasi Inheritance (Pewarisan) Multiple Inheritance Click here if you like this article.
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Selasa, 01 September 2020

Panduan C#


Rani akui emang terlalu VB minded, yaaaah... sebab mulai belajar serius tentang perkodingan pake nya bahasa VB. Saat nya move on untuk melatih otak juga nih, blom ahli sih tapi lumayan buat catatan ^_^

Struktur Program
Tipe Data Variable 
Pengunaan Variable
Konversi Tipe Data (Casting)
Aturan Penamaan dalam C#
Constant(Konstanta)
Operator dalam C#
Pengambilan Keputusan dengan IF Clause
Pengambilan Keputusan dengan Switch
Perulangan (Loop)
Pernyataan Break
Pernyataan Continue
Enkapsulasi
Inheritance (Pewarisan)
Multiple Inheritance


Click here if you like this article.



Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Minggu, 02 Agustus 2020

Berkenalan Dengan Wpf

Apa itu WPF? Minimal itu pertanyaan pertama yang timbul di kepala saya ketika pertama mendengarnya. WPF yang merupakan abreviasi dari Windows Presentation Foundation yakni pendekatan terbaru Microsoft kepada kerangka kerja GUI. WPF ini digunakan serentak dengan .NET Framework. GUI sendiri merupakan akronim Graphical User Interface yang memiliki arti antarmuka pengguna secara grafis. Dengan kata lain tampilan aplikasi atau web yang pribadi dipakai user untuk berinteraksi. Perbedaan Windows Form (WinForm) dan WPF Perbedaan utamanya yakni ketika menyertakan control pada winform kita tinggal memilih dan memposisikan pada container nya. Sementara pada WPF kita mesti mendefinisikan sendiri dengan XAML. XAML (eXtensible Application Markup Language) merupakan kombinasi XML milik Microsoft untuk mendeskripsikan GUI. Kesan pertama saya mengenal WPF adalah "coding windows app rasa HTML". Kenapa? Karena untuk membuat UI dan menyertakan sebuah control kita memakai tag dalam kurung sudut mirip HTML. Di satu sisi WPF tampaklebih ribet alasannya harus menciptakan UI dengan code manual. Tapi di sisi lain kita mendapatkan kelonggaran untuk memodifikasi control sesuai keperluan. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat keunggulan masing-masing. Kelebihan Menggunakan WPF: Teknologi lebih baru dan cocok dengan persyaratan terkini. Microsoft juga menggunakan WPF untuk banyak aplikasi terbarunya (misalnya: Visual Studio) Lebih fleksible, dapat melakukan lebih banyak tanpa mesti menulis ataupun berbelanja kontrol gres. Pengembang kontrol pihak ketiga akan lebih berkonsentrasi pada WPF alasannya ialah teknologi yang lebih gres. XAML mempermudah kita dalam membuat dan mengedit GUI, serta memungkinkan pekerjaan untuk dipisah antara desainer (XAML) dan programmer (C#, VB.NET, dll). Istilah sekarang Front-End dan Back-End gitu. Databinding memungkinkan kita lebih higienis dalam memisahkan antara data dan layout. Memungkinkan kita menciptakan UI untuk aplikasi windows maupun aplikasi web. (Silverlight/XBAP) Kelebihan Menggunakan Windows Form: Teknologi yang lebih dulu muncul jadi sudah banyak dicoba dan teruji. Sudah terdapat banyak kontrol pihak ketiga baik yang gratis maupun berbayar. Designer di Visual Studio masih lebih tenteram untuk menulis WinForms daripada WPF, alasannya adalah dengan WPF lebih banyak hal yang mesti dijalankan. Semoga dengan uraian diatas mampu menolong kalian lebih mengerti WPF dan mengambil keputusan untuk membuat aplikasi dengan WinForm atau WPF.
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Wpf C#: Menciptakan Aplikasi Pertama Hello World!

Meskipun WPF bisa ditulis menggunakan notepad dan dicompile dengan command prompt. Tapi Rani ga bakal pilih cara itu lah hehe... Seperti kebanyakan coder lainnya mungkin lebih memilih IDE Visual Studio Community dari Microsoft yang dapat diunduh gratis di: https://www.visualstudio.com/vs/community/ Setelah download dan Install, kita siap belajar membuat aplikasi WPF pertama kita. Rani pakai versi Visual Studio Community 2017. Untuk membuat project baru klik File -> New -> Project .... Kemudian pada New Project dialog, pilih Visual C# -> Windows Desktop -> WPF App (.NET Framework) Kemudian beri nama project (rani kasih nama HelloWPF) kemudian pilih lokasi penyimpanan. Centang Create directory for solution supaya penyimpanan solution file masuk ke dalam 1 folder. Kita bisa bebas memilih framework yang tersedia, Rani pilih terbaru yang ada di list yaitu 4.5.1. Terakhir klik  OK . Tampilan awal project akan seperti berikut: Step yang ini tergantung preferensi temen-temen yah, klo rani lebih suka tampilan ful yang bisa di switch antara design dan XAML. Jadi rani tarik bordernya seperti gambar di bawah. Hasilnya seperti berikut, switch design dan XAML ada di bagian bawah. Kita akan membuat aplikasi pertama yang sangat mainstream, yaitu "Hello World!". Teks ini akan kita buat menggunakan TextBlock. Code-nya sebagai berikut: Window x : Class ="HelloWPF.MainWindow"         xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d= "http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc= "http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"         xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"         mc : Ignorable ="d"         Title ="MainWindow" Height ="450" Width ="800">      Grid >         TextBlock HorizontalAlignment = "Center" VerticalAlignment ="Center" FontSize ="48">             Hello World!         TextBlock >      / Grid > / Window > Code yang rani beri highlight kuning ialah embel-embel/pergeseran. Kemudian kita coba running program dan balasannya selaku berikut:
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Sabtu, 01 Agustus 2020

Bekerja Dengan App.Xaml

Ketika kita membuat aplikasi kita memulainya di App.xaml, Visual Studio akan otomatis membuatnya saat kita membuat project WPF baru termasuk code-behind yang bernama App.xaml.cs. Penggunaan yang paling umum file App.xaml untuk menyimpan resource yang perlu diakses secara global. App.xaml.cs merupakan perluasan class aplikasi yang merupakan kelas pusat pada aplikasi WPF. Class ini juga yang memuat instruksi awal dan menentukan window mana yang akan duluan muncul. Disini juga event-event aplikasi seperti application start dan unhandled exceptions berada. App.xaml juga memuat pengaturan StartupUri yang digunakan untuk menentukan window mana yang akan dimuat pertama aplikasi dijalankan. Secara default akan mengarah ke MainWindow.xaml, tapi kita bisa dengan mudah menggantinya. Sebagai contoh kita akan membuat sebuah window baru bernama Window1.xaml yang akan kita jadikan sebagai window startup. Di solution explorer, klik kanan diatas node nama project -> Add -> Window... Pilih WPF -> Window (WPF) -> Beri Nama -> Klik Add Untuk nama, rani buat seadanya aja Window1.xaml. Kemudian sedikit mengubah code untuk membedakan dengan tampilan MainWindow.xaml (highlight kuning) Lalu kita buat StartupUri ke window yang baru saja kita buat. Coba run applikasi. Kita juga dapat mendefinisikan Startup untuk menambahkan procedure saat aplikasi mulai berjalan, dengan cara menuliskan code seperti highlight kunin di bawah. Klik kanan -> Go To Definition untuk men-generate code otomatis di file .cs Hasilnya mirip gambar di bawah: Sebagai acuan kita akan memindahkan procedure untuk membuat window1 selaku startup window ke  Application_Startup dan mengubah title window dengan code seperti berikut: using System; using   System.Collections.Generic; using   System.Configuration; using   System.Data; using   System.Linq; using   System.Threading.Tasks; using System.Windows; namespace HelloWPF     ///      ///   Interaction logic for App.xaml     ///     public partial class App : Application             private void Application_Startup( object sender, StartupEventArgs e)                     // membuat startup window             Window1 wind = new  Window1 ();             // kita bisa tambahkan procedure lain             wind.Title = "Renamed Title" ;                         // panggil windows dengan .Show()             wind.Show();             Supaya tidak gesekan, StartupUri kita hapus. Coba run aplikasi!
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Wpf C#: Textblock Control

Meskipun TextBlock tidak mewarisi class Control, tapi penggunaannya mirip-mirip control. Jadi simple nya kita sebut control aja ya. TextBlock merupakan salah satu control paling mendasar dalam WPF yang sangat bermanfaat. Seperti label dengan TextBlock kita bisa menuliskan teks di layar dengan cara yang lebih sederhana. Jika pada label kita hanya bisa menampilkan teks satu baris (tapi bisa memuat gambar), sementara TextBlock walau hanya memuat teks (string) saja tami mampu menampilkan dalam beberapa baris (multiline). Keduanya memiliki kelebihan masing-masing tinggal penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. Kita memang sudah pernah coba menggunakannya di aplikasi "Hello World!", tapi ayo kita coba lagi mulai dari yang paling sederhana. Window x : Class ="HelloWPF.Window1"         xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"         xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"         mc : Ignorable ="d"         Title ="Window1" Height ="150" Width ="500">      Grid >         TextBlock >Teks ini menggunakan TextBlock TextBlock >     Grid > Window > Hasilnya: Menambahkan Margin Window  x : Class ="HelloWPF.Window1"          xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"          xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"          mc : Ignorable ="d"          Title ="Window1"   Height ="150"   Width ="500">      Grid >         TextBlock  Margin ="10" >Teks ini menggunakan TextBlock TextBlock >      Grid > Window > Hasilnya: TextBlock dengan Teks yang Panjang Kemudian kita akan melihat beberapa cara TextBlock menangani teks yang panjang. Window  x : Class ="HelloWPF.Window1"        xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"        xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"        xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"        xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"        xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"        mc : Ignorable ="d"        Title ="Window1"   Height ="150"   Width ="500">    Grid >        StackPanel Margin ="20">           TextBlock Margin ="5" Foreground ="Red">           Ini adalah contoh TextBlock untuk menangani LineBreak />   teks panjang dengan "Line Break".           TextBlock >           TextBlock Margin ="5" TextTrimming ="CharacterEllipsis" Foreground ="Green">   Menggunakan elipsis (titik tiga) untuk mempersingkat teks yang kepanjangan.           TextBlock >           TextBlock Margin ="5" TextWrapping ="Wrap" Foreground ="Blue">   Teks akan otomatis pindah ke bawah (multiline) jika kepanjangan karena property            TextWrapping.            TextBlock >       StackPanel >   Grid > Window > Hasilnya: Bold, Italic dan Underline Formating cetak tebal, miring, dan garis bawah langsung di baris teks. Window  x : Class ="HelloWPF.Window1"          xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"          xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"          mc : Ignorable ="d"          Title ="Window1"   Height ="150"   Width ="500">      Grid >         TextBlock Margin ="20" TextWrapping ="Wrap"> TextBlock dengan format teks Bold > Cetak Tebal Bold > , Italic > Cetak Miring Italic >          dan  Underline > Garis Bawah Underline > yang diformat langsung dalam          baris teks bersangkutan.         TextBlock >      Grid > Window > Hasilnya: Span Seperti saya bilang sebelumnya, ini berasa seperti HTML. Dalam TextBlock kita dapat menyisipkan span untuk kerperluan tampilan seperti font-size, style, weight, warna background, warna foreground, dll. Selain itu di dalam span kita tetap bisa menyisipkan elemen inline. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat contoh di bawah. Window  x : Class ="HelloWPF.Window1"          xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"          xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"          mc : Ignorable ="d"          Title ="Window1"   Height ="150"   Width ="500">      Grid >          TextBlock Margin ="15" TextWrapping ="Wrap">     Ini Span FontWeight ="Bold"> merupakan Span > sebuah     Span Background ="Silver" Foreground ="Maroon"> TextBlock Span >     dengan Span TextDecorations ="Underline"> beberapa     Span FontStyle ="Italic"> elemen span,     Span Foreground ="Blue">     menggunakan Bold > beberapa Bold > macam Italic > style Italic >     .              Grid > Window > Hasilnya: Format TextBlock dengan C# dari Code-Behind (Kode belakang) Untuk melihat cara kerjanya kita bersihkan dulu code XAML menjadi seperti berikut: Window  x : Class ="HelloWPF.Window1"          xmlns ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"          xmlns : x ="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"          xmlns : d ="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"          xmlns : mc ="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"          xmlns : local ="clr-namespace:HelloWPF"          mc : Ignorable ="d"          Title ="Window1"   Height ="150"   Width ="500">      Grid >      Grid > Window > Kemudian kita ubah isyarat di belakang nya pada Window1.xaml.cs menjadi sebagai berikut: using System; using   System.Collections.Generic; using   System.Linq; using   System.Text; using   System.Threading.Tasks; using System.Windows; using System.Windows.Controls; using   System.Windows.Data; using System.Windows.Documents; using   System.Windows.Input; using System.Windows.Media; using   System.Windows.Media.Imaging; using   System.Windows.Shapes; namespace HelloWPF     ///     /// Interaction logic for Window1.xaml     ///     public partial class Window1 : Window             public Window1()                     InitializeComponent();             TextBlock tb = new TextBlock ();             tb.TextWrapping = TextWrapping .Wrap;             tb.Margin = new Thickness (15);             tb.Inlines.Add( "Sebuah acuan " );             tb.Inlines.Add( new  Run ( "kendali TextBlock " ) FontWeight = FontWeights .Bold );             tb.Inlines.Add( "menggunakan " );             tb.Inlines.Add( new  Run ( "format teks " ) FontStyle = FontStyles .Italic );             tb.Inlines.Add( new  Run ( "inline " ) Foreground = Brushes .Blue );             tb.Inlines.Add( "dengan C# " );             tb.Inlines.Add( new  Run ( "dari arahan belakang" )                            TextDecorations = TextDecorations .Underline );             tb.Inlines.Add( "." );             this.Content = tb;             Hasilnya:
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Jumat, 31 Juli 2020

Ascii & Unicode Character Codes

Unicode adalah standar industri yang dikembangkan dari standar ASCII sebelumnya (yang sekarang merupakan bagian dari Unicode). Character encoding atau pengkodean karakter biasanya digunakan dalam pengembangan web untuk menampilkan karakter non-standar. Konon kode ini digunakan dalam HTML, C#, VBScript, VB.NET, PHP & JavaScript: HTML pakai &#XXX C# pakai Convert.ToChar(XXX) VBScript, VB.NET dan PHP pakai fungsi chr(XXX) JavaScript pakai String.fromCharCode(XXX) dimana XXX merupakan nomor entitas Rani sendiri lebih sering menggunakan di windows app terutama VB.NET dan VB6 (untuk ascii pada jaman dahulu kala). Yang fungsinya untuk mengecek tombol keyboard apa yang ditekan untuk menentukan code apa yang akan dijalankan. Contohnya sebagai berikut: VB6 Private Sub txtUserName_KeyPress(KeyAscii As Integer ) If KeyAscii = 13 Then    txtPassword.SetFocus End If End Sub VB.NET Private Sub cboPaymentMedia_KeyPress(sender As Object ,             e As KeyPressEventArgs ) Handles cboPaymentMedia.KeyPress     If Asc(e.KeyChar) = 13 Then         txtPayment.Focus()     End If End Sub Rani emang biasanya menggunakan code ini untuk membatasi hanya input numerik dan setting fokus atau mentrigger event tertentu saat salah satu tombol di keyboard ditekan. Yang paling sering digunakan adalah keyascii 13 untuk enter. Dan buat contekan Rani sendiri juga, berikut beberapa keyascii yang bisa temen-temen contek. 33 !      71 G      108 l      145 ‘      182 ¶      219 Û      34 "      72 H      109 m      146 ’      183 ·      220 Ü      35 #      73 I      110 n      147 “      184 ¸      221 Ý      36 $      74 J      111 o      148 ”      185 ¹      222 Þ      37 %      75 K      112 p      149 •      186 º      223 ß      38 &      76 L      113 q      150 –      187 »      224 à      39 '      77 M      114 r      151 —      188 ¼      225 á      40 (      78 N      115 s      152 ˜      189 ½      226 â      41 )      79 O      116 t      153 ™      190 ¾      227 ã      42 *      80 P      117 u      154 š      191 ¿      228 ä      43 +      81 Q      118 v      155 ›      192 À      229 å      44 ,      82 R      119 w      156 œ      193 Á      230 æ      45 -      83 S      120 x      157       194       231 ç      46 .      84 T      121 y      158 ž      195 à      232 è      47 /      85 U      122 z      159 Ÿ      196 Ä      233 é      48 0      86 V      123      160        197 Å      234 ê      49 1      87 W      124      162 ¢      199 Ç      236 ì      51 3      89 Y      126      163 £      200 È      237 í      52 4      90 Z            164 ¤      201 É      238 î      53 5      91 [      128 €      165 ¥      202 Ê      239 ï      54 6      92 \            166 ¦      203 Ë      240 ð      55 7      93 ]      130 ‚      167 §      204 Ì      241 ñ      56 8      94 ^      131 ƒ      168 ¨      205 Í      242 ò      57 9      95 _      132 „      169 ©      206 Î      243 ó      58 :      96 `      133 …      170 ª      207 Ï      244 ô      59 ;      97 a      134 †      171 «      208 Ð      245 õ      60      98 b      135 ‡      172 ¬      209 Ñ      246 ö      61 =      99 c      136 ˆ      173 ­      210 Ò      247 ÷      62 >      100 d      137 ‰      174 ®      211 Ó      248 ø      63 ?      101 e      138 Š      175 ¯      212 Ô      249 ù      64 @      102 f      139 ‹      176 °      213 Õ      250 ú      65 A      103 g      140 Œ      177 ±      214 Ö      251 û      66 B      104 h      141       178 ²      215 ×      252 ü      67 C      105 i      142 Ž      179 ³      216 Ø      253 ý      68 D      106 j      13 enter       180 ´      217 Ù      254 þ      69 E      107 k      8  backspace      181 µ      218 Ú      255 ÿ      70 F     
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Rabu, 29 Juli 2020

Menginstal Rdlc Reporting Pada Visual Studio Community 2017

Kalau kita menginstall Visual Studio Community biasa nya tidak termasuk tools RDLC untuk reporting. Klo buat Rani pribadi lebih prefer pakai tools reporting bawaan Microsoft ini daripada pakai Crystal Report, meskipun di kerjaan pernah juga sih pakai CR ini haha.... Jadi untuk VS Community mulai dari yang edisi 2017 RDLC ini bisa ditambahkan melalui update online dari Visual Studio Marketplace. Cara nya sebagai berikut: 1. Buka Visual Studio lalu pilih menu Tools -> Extension and Updates ... 2. Saat muncul form dialog "Extension and Updates" pilih Online di bagian sebelah kiri, kemudian Search dengan kata kunci RDLC di bagian sebelah kanan. Lalu nanti akan muncul "Microsoft RDLC Report Designer" dan tombol Download. Klik tombol Download. 3. Kemudian muncul progress yang menunjukan proses download dan install. 4. Setelah selesai muncul peringatan untuk menutup Visual Studio terlebih dahulu, agar instalasi RDLC dapat dilanjutkan. 5. Sesaat setelah menutup Visual Studio, akan muncul Form Dialog VSIX Installer. Klik tombol Modify. 6. Proses instalasi selesai dengan tampilan berikut. Klik tombol close untuk menutup. 7. Buka lagi Visual Studio lalu buat sebuah project atau bisa juga buka project yang sudah ada sebelumnya. Untuk  menambahkan report RDLC klik kanan pada solution explorer -> Add -> New Item... 8. Scroll ke bawah dan temukan opsi Report dan Report Wizard yang dapat dipakai untuk membuat report. 9. Sebagai contoh saya menentukan Report, kemudian Add. Maka muncul tampilan report yang siap dimasak.  Tonton juga videonya ya! Untuk pengerjaan report nya di Next Artikel aja yah.Happy Coding ^_^
Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Kamis, 16 Juli 2020

Berkenalan Dengan Wpf

Apa itu WPF?

Minimal itu pertanyaan pertama yang muncul di kepala saya saat pertama mendengarnya. WPF yang ialah akronim dari Windows Presentation Foundation adalah pendekatan modern Microsoft terhadap kerangka kerja GUI. WPF ini digunakan bersamaan dengan .NET Framework.

GUI sendiri merupakan kependekan Graphical User Interface yang bermakna antarmuka pengguna secara grafis. Dengan kata lain tampilan aplikasi atau web yang pribadi digunakan user untuk berinteraksi.

Perbedaan Windows Form (WinForm) dan WPF

Perbedaan utamanya adalah dikala menambahkan control pada winform kita tinggal menentukan dan memposisikan pada container nya. Sementara pada WPF kita mesti mendefinisikan sendiri dengan XAML.

XAML (eXtensible Application Markup Language) merupakan variasi XML milik Microsoft untuk mendeskripsikan GUI. Kesan pertama saya mengenal WPF yaitu "coding windows app rasa HTML". Kenapa? Karena untuk membuat UI dan menyertakan sebuah control kita menggunakan tag dalam kurung sudut mirip HTML.


Di satu segi WPF terlihat lebih ribet karena harus menciptakan UI dengan code manual. Tapi di sisi lain kita mendapatkan keleluasaan untuk memodifikasi control sesuai kebutuhan.

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat kelebihan masing-masing.

Kelebihan Menggunakan WPF:
Teknologi lebih gres dan cocok dengan persyaratan terkini.
Microsoft juga menggunakan WPF untuk banyak aplikasi terbarunya (contohnya: Visual Studio)
Lebih fleksible, mampu melakukan lebih banyak tanpa harus menulis ataupun berbelanja kontrol gres.
Pengembang kendali pihak ketiga akan lebih berkonsentrasi pada WPF sebab ialah teknologi yang lebih baru.
XAML mempermudah kita dalam membuat dan mengedit GUI, serta memungkinkan pekerjaan untuk dipisah antara desainer (XAML) dan programmer (C#, VB.NET, dll). Istilah kini Front-End dan Back-End gitu.
Databinding memungkinkan kita lebih bersih dalam memisahkan antara data dan layout.
Memungkinkan kita menciptakan UI untuk aplikasi windows maupun aplikasi web. (Silverlight/XBAP)

Kelebihan Menggunakan Windows Form:
Teknologi yang lebih dulu timbul jadi sudah banyak dicoba dan teruji.
Sudah terdapat banyak kendali pihak ketiga baik yang gratis maupun berbayar.
Designer di Visual Studio masih lebih nyaman untuk menulis WinForms dibandingkan dengan WPF, karena dengan WPF lebih banyak hal yang mesti dilakukan.

Semoga dengan uraian diatas bisa menolong kalian lebih mengerti WPF dan mengambil keputusan untuk membuat aplikasi dengan WinForm atau WPF.


Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Wpf C#: Membuat Aplikasi Pertama Hello World!

 Simbol yakni penunjukuntuk mewakili sebuah pemikiran yang berbentuk obyek yang terlihat, simbol ini sering digunakan untuk kebutuhan penghayatan atau perkiraan kepada nilai-nilai yang telah diwakilkan, didunia ini ada aneka macam jenis simbol dalam kehidupan insan misalnya seperti simbol suara, perkataan dan lambang, dan simbol ini dapat digunakan untuk kepentingan apa saja, namun simbol yang paling lazim dan sering digunakan adalah simbol berupa goresan pena, nah secara kebetulan dalam pembahasan kita kali ini saya akan membicarakan tentang simbol tulisan, lebih tepatnya aku akan membicarakan bagaimana cara menyisipkan simbol ketidaksamaan di word.

 Simbol adalah penanda untuk mewakili suatu gagasan yang berbentuk obyek yang terlihat Cara Menyisipkan Simbol Ketidaksamaan Di Word
Cara Menyisipkan Simbol Ketidaksamaan Di Word


Dalam pertumbuhan jaman yang kian maju mirip kini ini simbol tulisan ialah simbol yang keberadaanya sungguh diharapkan dalam dunia digital, bagai mana tidak, walaupun itu dunia digital, tapi tetap saja didalamnya membutuhkan goresan pena seperti simbol, maksudnya untuk menandai sebuah gagasan atau penghayatan perhitungan ihwal nilai-nilai yang telah diwakilkan seperti yang telah disebutkan pada paragraf diatas.

Sebagai contoh, misal ada seorang siswa yang diberikan tugas oleh gurunya untuk menyelesaikan tugas matematika, fisika atau kimia, tetapi tugas tersebut mesti mereka selesaikan dengan cara diketikan di word, secara otomatis simbol-simbol ini ialah goresan pena yang akan sering digunakan, baik itu untuk rumus, perwakilan nilai ataupun yang lainnya, seperti contohnya simbol ketidaksamaan yang kita diskusikan ini, nah tanpa banyak basa kedaluwarsa lagi berikut ini adalah bagaimana cara menyisipkan simbol ketidaksamaan di word.


CARA MENYISIPKAN SIMBOL KETIDAK SAMAAN DI WORD

1. Untuk mampu memasukan simbol ketidak samaan di word langkah awal yang harus kalian kerjakan ialah membuka aplikasi word office di komputer atau laptop kalian, sesudah terbuka silahkan kalian klik hidangan INSERT, sesudah ituk klik tanda panah yang ada dibawah simbol Equation, bila masih resah akan posisi hidangan-hidangan tersebut silahkan lihat gambar dibawah ini.

 Simbol adalah penanda untuk mewakili suatu gagasan yang berbentuk obyek yang terlihat Cara Menyisipkan Simbol Ketidaksamaan Di Word
Insert Simbol


2. Langkah kedua setelah kalian melakukan cara diatas langkah berikutnya akan timbul drop down pada panah yang ada dibawah sajian simbol Equation, nah disini silahkan kalian klik goresan pena Insert New Equation, lihat gambar dibawah ini.

 Simbol adalah penanda untuk mewakili suatu gagasan yang berbentuk obyek yang terlihat Cara Menyisipkan Simbol Ketidaksamaan Di Word
Insert New Equation


3. Langkah terakhir akan ada aneka macam simbol, karena disini kita akan menyisipkan simbol ketidak samaan maka silahkan pilih simbolnya, simbol ketidak samaan ada lima, kalau masih bingung silahkan kalian lihat gambar dibawah ini.

 Simbol adalah penanda untuk mewakili suatu gagasan yang berbentuk obyek yang terlihat Cara Menyisipkan Simbol Ketidaksamaan Di Word
Simbol Ketidaksamaan


Nah itulah diatas bagaimana cara menyisipkan simbol ketidaksamaan di word, sangat mudah bukan, silahkan untuk dihafal cara-caranya karena sebuah dikala kalian akan memerlukan lagi cara ini, jikalau lupa maka silahkan untuk membaca kembali langkah-langkahnya di blog ini, untuk pembahasan kali ini aku akhiri sampai disini, bila pembahasan ini berdasarkan kalian berfaedah silahkan untuk meninggalkan jejak dengan cara berkomentar, jika masih ada yang gundah silahkan untuk bertanya dengan cara berkomentar juga pembahasan ini, hingga jumpa di pembahasan selanjutnya.


Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Rabu, 15 Juli 2020

Bekerja Dengan App.Xaml

Ketika kita menciptakan aplikasi kita memulainya di App.xaml, Visual Studio akan otomatis membuatnya ketika kita membuat project WPF baru tergolong code-behind yang bernama App.xaml.cs. Penggunaan yang paling umum file App.xaml untuk menyimpan resource yang perlu diakses secara global.

App.xaml.cs ialah ekspansi class aplikasi yang ialah kelas pusat pada aplikasi WPF. Class ini juga yang memuat kode permulaan dan memilih window mana yang akan duluan muncul. Disini juga event-event aplikasi mirip application start dan unhandled exceptions berada.

App.xaml juga menampung pengaturan StartupUri yang digunakan untuk menentukan window mana yang mau dimuat pertama aplikasi dikerjakan. Secara default akan mengarah ke MainWindow.xaml, tapi kita bisa dengan gampang mengubahnya.

Sebagai pola kita akan membuat sebuah window gres bernama Window1.xaml yang akan kita jadikan sebagai window startup.

Di solution explorer, klik kanan diatas node nama project -> Add -> Window...


Pilih WPF -> Window (WPF) -> Beri Nama -> Klik Add

Untuk nama, rani buat seadanya aja Window1.xaml. Kemudian sedikit mengganti code untuk membedakan dengan penampilan MainWindow.xaml (highlight kuning)


Lalu kita buat StartupUri ke window yang baru saja kita buat.



Coba run applikasi.


Kita juga dapat mendefinisikan Startup untuk menambahkan procedure saat aplikasi mulai berjalan, dengan cara menuliskan code seperti highlight kunin di bawah. Klik kanan -> Go To Definition untuk men-generate code otomatis di file .cs


Hasilnya seperti gambar di bawah:


Sebagai contoh kita akan memindahkan procedure untuk membuat window1 selaku startup window ke Application_Startup dan mengubah title window dengan code mirip berikut:

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Configuration;
using System.Data;
using System.Linq;
using System.Threading.Tasks;
using System.Windows;

namespace HelloWPF

    ///
    /// Interaction logic for App.xaml
    ///

    public partial class App : Application
   
        private void Application_Startup(object sender, StartupEventArgs e)
       
            // membuat startup window
            Window1 wind = new Window1();

            // kita bisa tambahkan procedure lain
            wind.Title = "Renamed Title";            

            // panggil windows dengan .Show()
            wind.Show();
       
   


Supaya tidak gesekan, StartupUri kita hapus.



Coba run aplikasi!







Sumber http://rani-irsan.blogspot.com

Selasa, 14 Juli 2020

Wpf C#: Textblock Control

Meskipun TextBlock tidak mewarisi class Control, tapi penggunaannya seperti-mirip control. Kaprikornus simple nya kita sebut control aja ya.

TextBlock ialah salah satu control paling fundamental dalam WPF yang sangat berguna. Seperti label dengan TextBlock kita bisa menuliskan teks di layar dengan cara yang lebih sederhana. Jika pada label kita cuma mampu menampilkan teks satu baris (tetapi mampu memuat gambar), sementara TextBlock walau cuma menampung teks (string) saja tami mampu memperlihatkan dalam beberapa baris (multiline). Keduanya memiliki keunggulan masing-masing tinggal penggunaannya disesuaikan dengan keperluan.

Kita memang sudah pernah coba menggunakannya di aplikasi "Hello World!", namun ayo kita coba lagi mulai dari yang paling sederhana.

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
        xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
        xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
        xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
        xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
        xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
        mc:Ignorable="d"
        Title="Window1" Height="150" Width="500">
    <Grid>
        <TextBlock>Teks ini memakai TextBlockTextBlock>
    Grid>
Window>

Hasilnya:


Menambahkan Margin

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
        xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
        xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
        xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
        xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
        xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
        mc:Ignorable="d"
        Title="Window1" Height="150" Width="500">
    <Grid>
        <TextBlock Margin="10">Teks ini memakai TextBlockTextBlock>
    Grid>
Window>

Hasilnya:




TextBlock dengan Teks yang Panjang
Kemudian kita akan menyaksikan beberapa cara TextBlock menanggulangi teks yang panjang.

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
      xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
      xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
      xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
      xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
      xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
      mc:Ignorable="d"
      Title="Window1" Height="150" Width="500">
  <Grid>
      <StackPanel Margin="20">
          <TextBlock Margin="5" Foreground="Red">
          Ini yakni pola TextBlock untuk mengatasi<LineBreak />
  teks panjang dengan "Line Break".
          TextBlock>
          <TextBlock Margin="5" TextTrimming="CharacterEllipsis" Foreground="Green">
  Menggunakan elipsis (titik tiga) untuk mempersingkat teks yang kepanjangan.
          TextBlock>
          <TextBlock Margin="5" TextWrapping="Wrap" Foreground="Blue">
  Teks akan otomatis pindah ke bawah (multiline) jika kepanjangan karena property 
          TextWrapping.
          TextBlock>
      StackPanel>
  Grid>
Window>

Hasilnya:




Bold, Italic dan Underline
Formating cetak tebal, miring, dan garis bawah langsung di baris teks.

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
        xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
        xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
        xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
        xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
        xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
        mc:Ignorable="d"
        Title="Window1" Height="150" Width="500">
    <Grid>
        <TextBlock Margin="20" TextWrapping="Wrap">
TextBlock dengan format teks <Bold>Cetak TebalBold>, <Italic>Cetak MiringItalic
        dan <Underline>Garis BawahUnderline> yang diformat langsung dalam 
        baris teks bersangkutan.
        TextBlock>
    Grid>
Window>

Hasilnya:



Span
Seperti aku bilang sebelumnya, ini berasa mirip HTML. Dalam TextBlock kita dapat menyisipkan span untuk kerperluan tampilan seperti font-size, style, weight, warna background, warna foreground, dll. Selain itu di dalam span kita tetap mampu menyisipkan unsur inline. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat acuan di bawah.

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
        xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
        xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
        xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
        xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
        xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
        mc:Ignorable="d"
        Title="Window1" Height="150" Width="500">
    <Grid>
        <TextBlock Margin="15" TextWrapping="Wrap">
   Ini <Span FontWeight="Bold">merupakanSpan> suatu
   <Span Background="Silver" Foreground="Maroon">TextBlockSpan>
   dengan <Span TextDecorations="Underline">beberapa

   <Span FontStyle="Italic">komponen span,

   <Span Foreground="Blue">
   memakai <Bold>beberapaBold> macam <Italic>styleItalic>
   .

       
    Grid>
Window>

Hasilnya:


Format TextBlock dengan C# dari Code-Behind (Kode belakang)
Untuk melihat cara kerjanya kita bersihkan dulu code XAML menjadi seperti berikut:

<Window x:Class="HelloWPF.Window1"
        xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
        xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
        xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
        xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
        xmlns:local="clr-namespace:HelloWPF"
        mc:Ignorable="d"
        Title="Window1" Height="150" Width="500">
    <Grid>
    Grid>
Window>

Kemudian kita ubah kode di belakang nya pada Window1.xaml.cs menjadi sebagai berikut:

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;
using System.Threading.Tasks;
using System.Windows;
using System.Windows.Controls;
using System.Windows.Data;
using System.Windows.Documents;
using System.Windows.Input;
using System.Windows.Media;
using System.Windows.Media.Imaging;
using System.Windows.Shapes;

namespace HelloWPF

    ///
    /// Interaction logic for Window1.xaml
    ///
    public partial class Window1 : Window
   
        public Window1()
       
            InitializeComponent();
            TextBlock tb = new TextBlock();
            tb.TextWrapping = TextWrapping.Wrap;
            tb.Margin = new Thickness(15);
            tb.Inlines.Add("Sebuah contoh ");
            tb.Inlines.Add(new Run("kendali TextBlock ") FontWeight = FontWeights.Bold );
            tb.Inlines.Add("menggunakan ");
            tb.Inlines.Add(new Run("format teks ") FontStyle = FontStyles.Italic );
            tb.Inlines.Add(new Run("inline ") Foreground = Brushes.Blue );
            tb.Inlines.Add("dengan C# ");
            tb.Inlines.Add(new Run("dari aba-aba belakang"
                          TextDecorations = TextDecorations.Underline );
            tb.Inlines.Add(".");
            this.Content = tb;
       
   


Hasilnya:






Sumber http://rani-irsan.blogspot.com